kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Biden dan Putin resmi bertemu di Jenewa pada 16 Juni, sejumlah agenda akan dibahas


Rabu, 26 Mei 2021 / 12:07 WIB
ILUSTRASI. Bendera Rusia dan Amerika Serikat berkibar di Vnukovo International Airport, Moskow.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Biden juga telah berulang kali meminta Rusia untuk berhenti mengancam kedaulatan Ukraina dan membebaskan kritikus Kremlin Alexei Navalny yang dipenjara.

Putin memandang tekanan AS atas Navalny dan dukungannya terhadap aktivis pro-demokrasi di Rusia dan Belarusia sama saja dengan mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

Rusia juga tidak senang dengan sanksi AS terkait tuduhan mencampuri pemilu AS 2020, peretasan siber, penindasan terhadap Ukraina, dan dugaan tindakan jahat lainnya yang dibantah oleh Rusia.

Berdasarkan sanksi itu, pemerintah AS memasukkan perusahaan Rusia ke dalam daftar hitam, mengusir diplomat Rusia, dan melarang bank AS membeli obligasi pemerintah dari bank sentral Rusia, dana kekayaan nasional, dan Kementerian Keuangan. 

Pemerintah Biden juga menyuarakan keprihatinan tentang penumpukan pasukan Rusia di Krimea dan di sepanjang perbatasan dengan Ukraina, yang telah menimbulkan kekhawatiran AS tentang kemungkinan invasi.

Selanjutnya: Vladimir Putin ancam akan merontokkan gigi kekuatan asing




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×