kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.752   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.490   27,08   0,42%
  • KOMPAS100 850   -2,35   -0,28%
  • LQ45 645   -2,95   -0,46%
  • ISSI 228   3,50   1,56%
  • IDX30 358   -1,78   -0,50%
  • IDXHIDIV20 447   -2,50   -0,56%
  • IDX80 97   -0,24   -0,25%
  • IDXV30 124   0,00   0,00%
  • IDXQ30 115   -0,69   -0,60%

Bursa Asia Menguat Jumat (18/9), Harga Minyak Turun Jelang Keputusan Suku Bunga BOJ


Jumat, 18 September 2026 / 08:44 WIB
Bursa Asia Menguat Jumat (18/9), Harga Minyak Turun Jelang Keputusan Suku Bunga BOJ
ILUSTRASI. Bursa Asia - Kopsi Korea Selatan (REUTERS/Kim Soo-hyeon)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Jumat (18/9/2026), sementara dolar AS bergerak stabil dan yen melemah.

Investor mencermati arah kebijakan bank sentral global di tengah upaya menekan inflasi, dengan penurunan harga minyak memberikan sentimen positif menjelang keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ).

Harga minyak Brent turun sekitar 1% menjadi US$ 103,77 per barel. Penurunan terjadi setelah muncul harapan adanya jalur alternatif untuk mengalirkan pasokan minyak dari Timur Tengah ke pasar global.

Baca Juga: Investor Asing Borong Saham Vietnam Jelang Upgrade FTSE Russell, Ada Dana US$6 Miliar

Namun, risiko gangguan pasokan masih menjadi perhatian karena konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman masih berlangsung.

Perang di Timur Tengah yang telah berjalan lebih dari enam bulan juga membuat harga minyak bertahan di atas US$ 100 per barel dan meningkatkan kekhawatiran inflasi global.

Sentimen positif di pasar Asia juga mendapat dorongan dari kinerja Wall Street pada perdagangan sebelumnya. Saham teknologi yang sebelumnya mengalami tekanan kembali menguat.

Di pasar obligasi, harga surat utang mulai stabil setelah aksi jual besar-besaran sepanjang pekan ini. Imbal hasil US Treasury 10 tahun sempat menembus 5%, level tertinggi sejak 2007, sebelum kembali turun ke sekitar 4,936%.

Melansir Reuters, Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,55%. Indeks Nikkei Jepang menguat 0,9%, sedangkan KOSPI Korea Selatan melonjak 2%.

Baca Juga: Emas Spot Naik Tipis ke US$ 4.352 Jumat (18/9), Dolar AS dan Minyak Jadi Penopang

Pasar Tunggu Keputusan BOJ

Perhatian investor kemudian beralih ke keputusan BOJ yang akan diumumkan Jumat.

Bank sentral Jepang diperkirakan menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun dan memberikan sinyal mengenai kemungkinan kenaikan berikutnya untuk mengantisipasi risiko inflasi.

Yen melemah ke sekitar 156,23 per dolar AS dalam perdagangan awal.

Strategis valuta asing MUFG Michael Wan mengatakan, perhatian pasar bukan hanya tertuju pada apakah BOJ menaikkan suku bunga, tetapi juga bagaimana keputusan tersebut dikomunikasikan serta sinyal Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengenai arah kebijakan selanjutnya.

Yen sebelumnya menguat sepanjang bulan ini karena ekspektasi bahwa BOJ akan mempercepat kenaikan suku bunga serta adanya tanda-tanda repatriasi dana oleh investor Jepang.

Namun, penguatan tersebut mulai tergerus pekan ini setelah Federal Reserve mengambil sikap yang lebih hawkish.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun 1% Jumat (18/9), Brent & WTI Masih di Atas US$ 100 per Barel

Strategis valuta asing Commonwealth Bank of Australia, Sarah Hammoud menilai kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sudah sepenuhnya diperhitungkan pasar. Karena itu, kenaikan tersebut saja diperkirakan tidak cukup memberikan dorongan berarti bagi yen.

Pasar akan mencermati apakah Ueda memberikan sinyal bahwa BOJ siap menaikkan suku bunga dengan kecepatan lebih tinggi.

Hammoud memperkirakan, BOJ kembali menaikkan suku bunga pada Desember, tetapi terdapat risiko bahwa pernyataan Ueda tidak sejalan dengan ekspektasi hawkish pasar.

Sementara itu, euro bergerak stabil di sekitar US$ 1,148, tetapi berada di jalur penurunan sekitar 1% sepanjang pekan ini, yang akan menjadi penurunan mingguan terbesar sejak Juni.

Di pasar komoditas, harga emas spot naik 0,5% menjadi US$ 4.361 per ons troi.




TERBARU

[X]
×