kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Bursa Asia pulih dari keterpurukan pasca China terbuka terkait virus corona


Rabu, 22 Januari 2020 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Jatuhnya Indeks Hang Seng ditunjukkan pada panel di luar bank di Hong Kong, Cina, 9 Februari 2018.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasific di luar Jepang naik 0,71%. Demikian juga Nikke Jepang, Indeks Kospi Korea Selatan dan Hang Seng Hong Kong, semuanya naik lebih dari setengah poin persentase.

Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia mencapai rekor tertinggi baru. E-mini S&P 500 berjangka ESc1 naik 0,5% dan EUROSTOXX 50 berjangka naik 0,4%.

Baca Juga: China sebut peran Taiwan di badan internasional harus di bawah prinsip Satu China

Ahli strategi makro global di Saxo Capital Markets, Kay Van-Petersen, mengatakan, pulihnya bursa saham Asia dari kejatuhan karena respons positif dari otoritas China terkait virus tersebut.

"China memiliki penduduk 1,4 miliar, dan ini bukan pertama kalinya mereka menangani persoalan seperti itu," ujarnya.

Wabah ini berasal dari Wuhan, China dan telah ditemukan ada di 13 Provinsi di China. Virus ini telah menyebar sampai ke Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

Baca Juga: Lupakan politik, Presiden Taiwan minta China berbagi informasi soal virus corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan bertemu pada hari Rabu malam untuk mempertimbangkan apakah wabah itu merupakan keadaan darurat internasional.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×