Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia ditutup melemah pada Rabu (22/4/2026), seiring masih berlanjutnya ketidakpastian terkait perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Melansir Reuters, Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,8% ke level 8.876,20 pada awal perdagangan. Sehari sebelumnya, indeks ini ditutup stagnan.
Baca Juga: Harga Minyak AS Naik Rabu (22/4), Ketidakpastian Perundingan Iran Masih Membayangi
Sentimen pasar masih dibayangi pernyataan Presiden Donald Trump yang mengumumkan perpanjangan tanpa batas gencatan senjata dengan Iran.
Namun, langkah tersebut dinilai sepihak dan belum jelas apakah Iran maupun Israel akan menyetujuinya.
Sektor keuangan yang memiliki bobot besar menjadi penekan utama indeks, turun 1,1%. Saham bank terbesar, Commonwealth Bank of Australia, melemah 0,8%, sementara tiga bank besar lainnya terkoreksi antara 0,7% hingga 0,9%.
Di sisi lain, saham BHP sempat menguat hingga 1,6% dan menyentuh level tertinggi dalam sepekan setelah perusahaan melaporkan kenaikan produksi bijih besi sebesar 3% pada kuartal III serta mempertahankan proyeksi kinerja tahunan.
Baca Juga: Australia Minta Roblox dan Minecraft Perjelas Perlindungan Anak
Meski demikian, indeks sektor pertambangan masih turun 0,7%, tertekan oleh saham-saham emas seiring penurunan harga logam mulia akibat penguatan dolar AS.
Produsen emas Evolution Mining anjlok hingga 3,4%, sementara Northern Star Resources turun 2,3%.
Dari sisi korporasi, saham Cochlear merosot tajam hingga 38,6% ke level terendah dalam satu dekade setelah memangkas proyeksi laba tahunan akibat pelemahan permintaan yang dipicu konflik.
Penurunan tersebut menyeret indeks sektor kesehatan yang jatuh hingga 4,3% ke level terendah sejak April 2018.
Sebaliknya, saham Treasury Wine Estates melonjak hingga 19,8% setelah perusahaan mengumumkan perubahan model operasional regional mulai 1 Oktober untuk menyederhanakan struktur dan menekan biaya.
Baca Juga: Ekspor Jepang Tumbuh 11,7% pada Maret, Ditopang Permintaan Global dan Kenaikan Harga
Di sektor energi, saham menguat 0,4%. Peritel bahan bakar Ampol naik 4,4% setelah mencatat lonjakan margin kilang lebih dari empat kali lipat di fasilitas Lytton.
Sementara itu, indeks acuan Selandia Baru S&P/NZX 50 turun 0,5% ke level 12.865,03.













