kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.840.000   -44.000   -1,53%
  • USD/IDR 17.191   -15,00   -0,09%
  • IDX 7.678   44,19   0,58%
  • KOMPAS100 1.063   8,70   0,83%
  • LQ45 763   4,43   0,58%
  • ISSI 278   1,42   0,51%
  • IDX30 405   2,02   0,50%
  • IDXHIDIV20 493   2,37   0,48%
  • IDX80 119   0,85   0,72%
  • IDXV30 139   -0,40   -0,29%
  • IDXQ30 130   0,81   0,63%

Bursa Australia Melemah Senin (20/4) Pagi, Ketegangan AS-Iran Tekan Saham Perbankan


Senin, 20 April 2026 / 08:36 WIB
Bursa Australia Melemah Senin (20/4) Pagi, Ketegangan AS-Iran Tekan Saham Perbankan
ILUSTRASI. Australian Securities Exchange (Dok/ASX)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia melemah pada awal pekan ini seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang meredupkan harapan tercapainya kesepakatan damai.

Melansir Reuters, Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,4% ke level 8.912,6 pada awal perdagangan Senin (20/4/2026), melanjutkan pelemahan tipis pada sesi sebelumnya.

Saham perbankan menjadi pemberat utama, dipimpin oleh National Australia Bank yang anjlok hingga 4,3%.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 1% Senin (20/4) Pagi, Tertekan Penguatan Dolar AS

Bank tersebut memperkirakan akan membukukan kerugian penurunan nilai kredit (credit impairment) sekitar A$706 juta pada semester pertama, akibat volatilitas pasar yang dipicu konflik.

Penurunan NAB menyeret indeks sektor keuangan yang melemah 0,5%, diikuti bank-bank besar lainnya yang turun antara 0,5% hingga 0,8%.

Di sektor energi, Viva Energy merosot hingga 9,5% setelah perdagangan sahamnya kembali dibuka pascakebakaran besar di kilang Geelong salah satu dari dua kilang utama di Australia.

Perusahaan memperkirakan kapasitas produksi dalam jangka pendek hanya mencapai sekitar 80% untuk diesel dan bahan bakar jet, serta 60% untuk bensin.

Penurunan tersebut turut menekan indeks energi yang turun 2,1%. Saham produsen migas Woodside Energy juga melemah sekitar 1%.

Sementara itu, sektor pertambangan ikut tertekan dengan penurunan 1,1%. Raksasa tambang BHP turun 0,8%, sedangkan Rio Tinto melemah 1,4% menjelang rilis laporan produksi kuartalan pekan ini.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Senin (10/4) Pagi, Penutupan Hormuz Picu Aksi Safe Haven

Di sisi lain, saham Monash IVF anjlok hingga 11,1% setelah menolak tawaran akuisisi kedua dari konsorsium yang menilai perusahaan sebesar A$350,7 juta.

Berbeda dengan Australia, bursa Selandia Baru justru menguat. Indeks S&P/NZX 50 naik 0,5% ke level 12.975,48.

Pelaku pasar global masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran, terutama setelah insiden penyitaan kapal kargo Iran oleh AS yang memicu ancaman balasan dari Teheran dan meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×