kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Bursa Australia Melemah Senin (20/4) Pagi, Ketegangan AS-Iran Tekan Saham Perbankan


Senin, 20 April 2026 / 08:36 WIB
Bursa Australia Melemah Senin (20/4) Pagi, Ketegangan AS-Iran Tekan Saham Perbankan
ILUSTRASI. Australian Securities Exchange (Dok/ASX)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia melemah pada awal pekan ini seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang meredupkan harapan tercapainya kesepakatan damai.

Melansir Reuters, Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,4% ke level 8.912,6 pada awal perdagangan Senin (20/4/2026), melanjutkan pelemahan tipis pada sesi sebelumnya.

Saham perbankan menjadi pemberat utama, dipimpin oleh National Australia Bank yang anjlok hingga 4,3%.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Turun Lebih dari 1% Senin (20/4) Pagi, Tertekan Penguatan Dolar AS

Bank tersebut memperkirakan akan membukukan kerugian penurunan nilai kredit (credit impairment) sekitar A$706 juta pada semester pertama, akibat volatilitas pasar yang dipicu konflik.

Penurunan NAB menyeret indeks sektor keuangan yang melemah 0,5%, diikuti bank-bank besar lainnya yang turun antara 0,5% hingga 0,8%.

Di sektor energi, Viva Energy merosot hingga 9,5% setelah perdagangan sahamnya kembali dibuka pascakebakaran besar di kilang Geelong salah satu dari dua kilang utama di Australia.

Perusahaan memperkirakan kapasitas produksi dalam jangka pendek hanya mencapai sekitar 80% untuk diesel dan bahan bakar jet, serta 60% untuk bensin.

Penurunan tersebut turut menekan indeks energi yang turun 2,1%. Saham produsen migas Woodside Energy juga melemah sekitar 1%.

Sementara itu, sektor pertambangan ikut tertekan dengan penurunan 1,1%. Raksasa tambang BHP turun 0,8%, sedangkan Rio Tinto melemah 1,4% menjelang rilis laporan produksi kuartalan pekan ini.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Senin (10/4) Pagi, Penutupan Hormuz Picu Aksi Safe Haven

Di sisi lain, saham Monash IVF anjlok hingga 11,1% setelah menolak tawaran akuisisi kedua dari konsorsium yang menilai perusahaan sebesar A$350,7 juta.

Berbeda dengan Australia, bursa Selandia Baru justru menguat. Indeks S&P/NZX 50 naik 0,5% ke level 12.975,48.

Pelaku pasar global masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran, terutama setelah insiden penyitaan kapal kargo Iran oleh AS yang memicu ancaman balasan dari Teheran dan meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×