kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Cara Bill Gates kelola portofolionya agar tetap jadi miliarder meski rajin beramal


Senin, 25 November 2019 / 07:46 WIB
Miliarder dan pendiri Microsoft Bill Gates


Sumber: CNBC | Editor: Noverius Laoli

Perencana keuangan bersertifikat Douglas Bonerpart, Presiden dan Pendiri Bone Fide Wealt di New York memperingatkan bahwa setiap orang punya cara tersendiri dalam berinvestasi.

Artinya, tidak berarti ketika seorang miliarder mengalokasikan asetnya ke sektor tertentu, maka semua orang harus mengikutinya.

Baca Juga: Bill Gates kembali menjadi orang terkaya dunia menyingkirkan Jeff Bezos

"Apakah itu seorang miliarder, CEO atau yayasan, Anda harus ingat bahwa mereka berinvestasi menurut tujuan mereka sendiri," ujarnya.

Maka ia menyarankan agar setiap orang berinvestasi  menurut tujuan mereka sendiri. Termasuk toleransi terharap risiko investasi. Jika Anda seorang investor muda, dan tidak akan membutuhkan uang selama beberapa dekade, Anda bisa berinvestasi lebih agresif.

"Anda bisa memiliki hingga 100% dalam bentuk ekuitas," kata Boneparth.

Baca Juga: Bos Amazon Jeff Bezos dikabarkan tertarik mengakuisisi NFL's Seattle Seahawks

Namun bagi mereka yang pra pensiun atau pensiunan, mungkin perlu berinvestasi lebih sedikit di saham untuk mengurangi risiko dalam portofolio mereka. "Sebab mereka mengandalkan aset-aset itu untuk membayar pensiun mereka," ujarnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×