kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.023   6,00   0,04%
  • IDX 7.076   -15,80   -0,22%
  • KOMPAS100 975   -1,49   -0,15%
  • LQ45 718   0,94   0,13%
  • ISSI 251   -1,22   -0,49%
  • IDX30 390   1,17   0,30%
  • IDXHIDIV20 489   -0,43   -0,09%
  • IDX80 110   -0,11   -0,10%
  • IDXV30 135   -1,12   -0,82%
  • IDXQ30 127   0,36   0,29%

Cathay Pacific Tetap Pertahankan Kapasitas Penerbangan Meski Harga Bahan Bakar Naik


Selasa, 31 Maret 2026 / 09:48 WIB
Cathay Pacific Tetap Pertahankan Kapasitas Penerbangan Meski Harga Bahan Bakar Naik
ILUSTRASI. Pesawat Cathay Pacific (KONTAN/S.S. Kurniawan)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - CEO Cathay Pacific Airways Ronald Lam menyatakan bahwa prioritas jangka pendek maskapai adalah mempertahankan kapasitas penerbangan.

Pemotongan jadwal hanya akan menjadi “upaya terakhir”, meski konflik di Timur Tengah mendorong harga bahan bakar jet melambung.

Baca Juga: Aktivitas Pabrik China Tumbuh Tertinggi dalam Setahun Meski Risiko Perang Meningkat

Sejauh ini, maskapai yang berbasis di Hong Kong tersebut mencatat permintaan meningkat untuk penerbangan jarak jauh ke Amerika Utara, Eropa, dan Australia sejak dimulainya konflik AS-Israel dengan Iran bulan lalu, yang secara signifikan mengurangi lalu lintas melalui Timur Tengah, kata Lam kepada Reuters.

“Kami melihat ada lonjakan permintaan sedikit pada rute tertentu,” kata Lam dalam sebuah acara di Seattle yang merayakan layanan baru Seattle–Hong Kong pada Senin (30/3/2026) dilansir dari Reuters.

“Namun, situasi biaya bahan bakar jet juga menjadi perhatian.”

Baca Juga: Mayoritas Mata Uang Asia Lesu Selasa (31/3) Pagi, Won Korea Selatan Paling Loyo

Lam menambahkan, permintaan penumpang dan kargo tidak akan berkelanjutan jika harga bahan bakar jet tetap dua kali lipat dari level sebelum konflik dalam jangka waktu lama.

Seperti banyak maskapai lain, Cathay Pacific telah mengenakan biaya tambahan bahan bakar yang besar untuk menanggulangi kenaikan biaya, tetapi belum memangkas kapasitas penerbangan, berbeda dengan beberapa maskapai lain seperti United Airlines, SAS Skandinavia, dan Air New Zealand.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×