kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Cemas gelombang ketiga Covid-19, warga Malaysia tolak bazaar Ramadan


Rabu, 01 April 2020 / 04:33 WIB


Sumber: The Star | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jelita Rubina Kayani, sementara itu, mengusulkan agar pasar Ramadhan diadakan di platform online yang didirikan oleh para pelanggan.

Baca Juga: Malaysia tindak lebih tegas pelanggar pembatasan untuk cegah virus corona

“Biarkan pelanggan memesan dari berbagai kios online. Ini akan menjadi layanan hebat oleh dewan kota kepada orang-orang, untuk membuat platform seperti ini,” kata Jelita.

Sebelumnya pada hari Selasa (31/3/2020), Menteri Wilayah Federal Tan Sri Annuar Musa mengatakan kementeriannya dan Balai Kota Kuala Lumpur sedang mempertimbangkan apakah akan menyetujui bazaar Ramadan berskala besar setelah MCO berakhir pada 14 April.

Baca Juga: Tingkat kematian corona meningkat, Malaysia tahan 649 orang yang langgar lockdown

Sementara, direktur jenderal Departemen Kesehatan Datuk Seri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan bahwa tindakan pengendalian kerumunan yang tepat diperlukan jika pasar makanan Ramadan akan dilaksanakan untuk umum.




TERBARU

[X]
×