kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.880   -221,00   -3,62%
  • KOMPAS100 765   -30,75   -3,87%
  • LQ45 579   -19,07   -3,19%
  • ISSI 204   -8,10   -3,83%
  • IDX30 328   -10,08   -2,98%
  • IDXHIDIV20 403   -9,96   -2,41%
  • IDX80 87   -3,39   -3,76%
  • IDXV30 109   -2,19   -1,97%
  • IDXQ30 105   -2,62   -2,43%

Charlie Munger Sebut Kejatuhan Pasar Saham Peluang Langka Membangun Kekayaan


Kamis, 10 April 2025 / 21:42 WIB
ILUSTRASI. Wakil Ketua Berkshire Hathaway Charlie Munger tiba untuk memulai pertemuan tahunan perusahaan di Omaha 4 Mei 2013. Charlie Munger mengatakan kejatuhan pasar saham merupakan sesuatu yang biasa dan harus dimanfaatkan untuk membangun kekayaan.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Munger menekankan bahwa volatilitas pasar adalah bagian dari perjalanan investasi jangka panjang. Pada 2011, ia mengatakan kepada mahasiswa University of Michigan bahwa pasang surut pasar akan terus terjadi sepanjang hidup.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda seberapa besar dan seberapa sering siklus ini terjadi, tetapi cara terbaik menghadapinya adalah dengan tetap fokus dan berperilaku baik setiap hari," ujar Munger.

Para ahli keuangan menyarankan investor jangka panjang untuk terus membeli saham selama periode penurunan, karena secara historis pasar saham menunjukkan tren kenaikan jangka panjang. 

Baca Juga: Terkenal Hidup Sederhana, Charlie Munger Tinggal di Rumah yang Sama Selama 70 Tahun

Munger juga menekankan bahwa penurunan besar merupakan peluang langka untuk membangun kekayaan.

"Kesempatan besar datang hanya beberapa kali dalam hidup. Ketika itu terjadi, jangan hanya diam dan ragu," katanya. Ia mengingatkan para investor untuk tidak menyia-nyiakan peluang saat harga aset mengalami penurunan signifikan.

Dengan filosofi ini, Munger menegaskan bahwa menghadapi volatilitas pasar dengan ketahanan dan strategi yang tepat akan menghasilkan keuntungan lebih besar dalam jangka panjang.




TERBARU

[X]
×