kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

China lahirkan miliarder baru tiga kali lebih banyak dari Amerika Serikat


Rabu, 26 Februari 2020 / 22:00 WIB


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

Diantara miliarder baru Tiongkok,  nama Cheng Xianfeng, pemilik pembuat obat Yifan Xinfu Pharmaceutical dan Shen Ya, pemilik pengecer diskon online Vipshop, termasuk di dalamnya.

Pada tahun lalu hingga akhir Januari 2020, saham teknologi di China melonjak 77% dan saham perusahaan farmasi China naik 37%, mengalahkan kenaikan rata-rata 16% pada saham dunia.

Baca Juga: Warren Buffett mulai beri banyak peran para calon penerusnya di Berkshire

"Sebuah ledakan dalam penilaian saham teknologi dan pasar saham yang kuat di seluruh AS, India dan China mendorong para miliarder mencapai rekor tinggi," kata Hoogewerf.

Para taipan AS masih memimpin daftar orang terkaya dunia. Pendiri Amazon.com Jeff Bezos mempertahankan posisi teratas orang terkaya dunia dengan kekayaan US$ 140 miliar.

Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba Group menjadi miliarder terkaya China dengan harta US$ 45 miliar dan berada di urutan ke 21 orang terkaya dunia.

Baca Juga: Tengok isi keranjang investasi terbaru Berkshire, perusahaan milik Warren Buffett




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×