kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

China Perkuat Panduan Nilai Tukar Yuan, Tembus Level Psikologis 7 per Dolar AS


Jumat, 23 Januari 2026 / 09:56 WIB
China Perkuat Panduan Nilai Tukar Yuan, Tembus Level Psikologis 7 per Dolar AS
ILUSTRASI. Yuan China (REUTERS/Carlos Barria)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bank sentral China (People’s Bank of China/PBOC) pada Jumat (23/1/2026) menaikkan panduan resmi nilai tukar yuan ke level yang lebih kuat dari ambang psikologis 7 yuan per dolar AS.

Ini menjadi pertama kalinya sejak Mei 2023 yuan dipatok di bawah level tersebut.

Sebelum pasar dibuka, PBOC menetapkan nilai tengah (midpoint) yuan di level 6,9929 per dolar AS, yang merupakan posisi terkuat sejak 17 Mei 2023.

Baca Juga: Kilau Emas Makin Menyilaukan, Perak dan Platinum Kembali Cetak Rekor Harga Tertinggi

Pelaku pasar selama ini mencermati apakah bank sentral akan mengizinkan nilai tengah resmi berada di bawah level kunci 7 per dolar AS.

Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal atau “lampu hijau” dari otoritas moneter bagi penguatan yuan lebih lanjut.

Meski demikian, di balik panduan yang lebih kuat tersebut, bank sentral China masih mempertahankan pola penetapan nilai tengah yang lebih lemah dibandingkan ekspektasi pasar. Pola ini telah berlangsung sejak November lalu.

Pada perdagangan Jumat, nilai tengah resmi yuan tercatat 448 poin (pips) lebih lemah dibandingkan estimasi Reuters yang berada di level 6,9481 per dolar AS. Selisih ini menjadi deviasi terlebar ke sisi lemah sejak data serupa mulai tersedia pada 2022.

Baca Juga: Utang Pemerintah Global: Ini 10 Negara Paling Tercekik Beban Terbesar

Langkah PBOC ini menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar dan fleksibilitas pasar, di tengah dinamika ekonomi global serta pergerakan dolar AS yang masih bergejolak.

Selanjutnya: Kilau Emas Makin Menyilaukan, Perak dan Platinum Kembali Cetak Rekor Harga Tertinggi

Menarik Dibaca: Redmi Note 15 Pro dan Redmi Note 15 Pro+ Rilis: Snapdragon & Kamera AI Bikin Tergiur


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×