kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Utang Pemerintah Global: Ini 10 Negara Paling Tercekik Beban Terbesar


Jumat, 23 Januari 2026 / 09:49 WIB
Utang Pemerintah Global: Ini 10 Negara Paling Tercekik Beban Terbesar
ILUSTRASI. Amerika Serikat masih menjadi peminjam terbesar di dunia, dengan porsi lebih dari sepertiga total utang publik global. (KONTAN/Muradi)


Sumber: Times of India | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Berdasarkan data terbaru Dana Moneter Internasional (IMF), total utang pemerintah global telah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, menembus US$ 110,9 triliun pada 2025. Hampir semua negara memiliki utang publik, tetapi beban terbesar ditanggung oleh negara-negara dengan ekonomi raksasa.

Mengutip Times of India, mengacu pada laporan World Economic Outlook IMF edisi Oktober 2025, berikut adalah daftar 10 negara dengan utang pemerintah terbesar di dunia berdasarkan nilai nominal (dolar AS), beserta faktor yang menjelaskan posisinya masing-masing.

Perlu dicatat, sektor perjalanan dan pariwisata juga berkaitan erat dengan kondisi ekonomi serta belanja negara. Kebijakan perjalanan tidak bisa dipisahkan dari dua faktor tersebut. Di tengah lonjakan utang global ke level tertinggi, hanya segelintir negara yang kini mendominasi peta utang dunia. Data ini dihimpun oleh Visual Capitalist.

1. Amerika Serikat — US$ 38,27 triliun

Amerika Serikat masih menjadi peminjam terbesar di dunia, dengan porsi lebih dari sepertiga total utang publik global. Dalam satu tahun terakhir saja, pemerintah federal AS menambah hampir US$ 2,9 triliun utang baru.

Lonjakan ini dipicu oleh defisit fiskal yang terus berlanjut, naiknya beban bunga, serta komitmen belanja jangka panjang. Meski begitu, AS tetap mampu berutang dengan bunga relatif rendah, berkat posisi dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia.

Baca Juga: China Diperkirakan Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi 4,5%–5% pada 2026

2. China — US$ 18,68 triliun

Posisi kedua ditempati China dengan utang pemerintah mendekati US$ 18,7 triliun. Meski jumlahnya masih jauh di bawah AS, pertumbuhan utang China paling cepat di dunia pada 2025, yakni 13,6%.

Sekitar US$ 2,2 triliun ditambahkan hanya dalam satu tahun, didorong oleh investasi yang dipimpin negara, kebutuhan pendanaan pemerintah daerah, serta upaya stabilisasi ekonomi.

3. Jepang — US$ 9,83 triliun

Jepang sejak lama menjadi “anomali” dalam hal utang, dengan rasio utang terhadap PDB sekitar 230%, tertinggi di antara negara ekonomi besar. Total utang pemerintah Jepang mencapai US$ 9,83 triliun.

Namun, pertumbuhan utang pada 2025 relatif moderat, sekitar US$ 200 miliar atau sedikit di atas 2%, sehingga rasio utang terhadap PDB sedikit membaik.

4. Inggris — US$ 4,09 triliun

Utang publik Inggris saat ini berada di kisaran US$ 4 triliun. Selama bertahun-tahun, kebijakan fiskal ekspansif dan pembiayaan besar saat pandemi membuat utang nasional terus meningkat.

Meski ada upaya menekan utang, tingkat pinjaman saat ini masih lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.

Baca Juga: Ringgit Malaysia Menguat di Tengah Pergerakan Terbatas Mata Uang Asia




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×