kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

China Tancap Gas! Ekonomi Tumbuh 5,4% di Tengah Bayang-Bayang Perang Dagang


Rabu, 16 April 2025 / 09:39 WIB
China Tancap Gas! Ekonomi Tumbuh 5,4% di Tengah Bayang-Bayang Perang Dagang
ILUSTRASI. Perekonomian China tumbuh 5,4% secara tahunan (yoy) pada kuartal I-2025, melampaui ekspektasi analis, menurut data resmi yang dirilis Rabu (16/4) REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Perekonomian China tumbuh 5,4% secara tahunan (yoy) pada kuartal I-2025, melampaui ekspektasi analis, menurut data resmi yang dirilis Rabu (16/4).

Namun, prospek ekonomi Negeri Tirai Bambu dibayangi oleh eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat yang mendorong tekanan agar pemerintah Beijing segera menggulirkan stimulus tambahan.

Baca Juga: Hadapi Tarif AS, Tiongkok China Pakai Strategi Meruntuhkan Tembok

Konsensus analis yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) hanya akan mencapai 5,1% YoY, sedikit melambat dari realisasi kuartal IV-2024 yang juga sebesar 5,4%.

Pemerintah China menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 5% untuk tahun ini.

Target tersebut dinilai ambisius oleh para analis, mengingat berbagai tantangan struktural yang dihadapi, seperti:

  • Lesunya sektor property
  • Lemahnya permintaan domestic
  • Tarif tinggi dari Presiden AS Donald Trump terhadap produk-produk asal China

Secara kuartalan (QTQ), ekonomi China hanya tumbuh 1,2% pada periode Januari–Maret 2025.

Baca Juga: Pentagon: China Dapat Tenggelamkan Seluruh Armada Kapal Induk AS hanya dalam 20 Menit

Angka ini berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 1,4% dan lebih rendah dari pertumbuhan kuartalan 1,6% pada kuartal sebelumnya.

Pemerintah China menyatakan masih memiliki ruang kebijakan yang cukup besar untuk mendukung pertumbuhan, termasuk melalui penurunan suku bunga dan pelonggaran giro wajib minimum (GWM) – yakni jumlah dana yang wajib disimpan perbankan di bank sentral.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×