kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Cuitan Trump bikin investor berlari mencari perlindungan


Kamis, 08 Agustus 2019 / 08:27 WIB

Cuitan Trump bikin investor berlari mencari perlindungan

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pasar finansial global berangsur pulih pada transaksi Rabu (7/8), setelah mengalami penurunan tajam. Lihat saja, pasar saham AS mulai stabil. Meski dibuka melorot sekitar 1,5% pada transaksi Rabu pagi, namun pada penutupan market, indeks Dow Jones dan S&P 500 berakhir flat. Sedangkan indeks Nasdaq naik 0,3%.

Aksi jual yang sebelumnya melanda pasar global dipicu oleh kecemasan pelaku pasar mengenai perang dagang antara Amerika Serikat dan China.Kondisi itu memicu sejumlah bank sentral di Asia Pasifik, mulai dari India, Thailand, dan Selandia Baru, memangkas suku bunga acuannya. Presiden AS Donald Trump memanfaatkan kondisi tersebut dengan melakukan serangan via Twitter kepada The Federal Reserve.

Baca Juga: Wall Street ditutup bervariasi, dengan penguatan S&P 500 di tengah kekawatiran resesi

Dalam cuitannya, Trump mengatakan The Federal Reserve harus memangkas suku bunga "lebih besar dan lebih cepat" agar AS dapat bersaing dengan negara lain.

"Masalah kami adalah Federal Reserve yang terlalu bangga untuk mengakui kesalahan mereka bertindak terlalu cepat dan mengetat terlalu banyak (dan bahwa saya benar!). Mereka harus memotong suku bunga lebih besar dan lebih cepat, dan menghentikan pengetatan kuantitatif konyol mereka SEKARANG," kata Trump dalam serangkaian posting di Twitter.

Berbicara di hadapan reporter di depan Gedung Putih, Trump mengabaikan kecemasan mengenai anjloknya pasar saham global.

Baca Juga: Donald Trump sentil The Fed: Suku bunga harus dipangkas lebih besar

"Saya mungkin akan mengantisipasi lebih banyak dari reaksi pasar. Pada akhirnya itu akan menjadi jauh lebih tinggi daripada yang pernah terjadi karena China seperti jangkar pada kita," jelas Trump.

Pernyataannya muncul di tengah kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan perdagangan AS dan China yang dapat semakin memanas dalam beberapa bulan ke depan. Di sisi lain, data produksi industri yang lemah di Jerman, yang notabene merupakan negara dengan perekonomian terbesar Eropa, juga membuat investor yang resah.

"(Pasar) bergerak turun karena kekhawatiran akan pertumbuhan global. Dan pertanyaan yang muncul adalah bagaimana kekuatan fundamental ekonomi dari negara-negara seluruh dunia," kata Mike Loewengart, vice president of investment strategy, E-Trade Financial seperti yang dikutip dari BBC.

Baca Juga: Investor cemas dan memburu emas, harga si kuning melampaui US$ 1.500

Peter Cardillo, chief market economist Spartan Capital Securities, menambahkan kondisi yang terjadi saat ini terkait tentang faktor ketakutan terhadap perang perdagangan dan dampak perang perdagangan terhadap pertumbuhan.

"Segalanya mengalami penurunan. Dan pagi ini, harga emas melonjak. Jelas, para investor berlarian mencari jalan aman," kata Cardillo.

Mengutip data yang dihimpun BBC, harga emas melampaui level US$ 1.500 per troy ounce. Level ini tidak pernah terlihat sejak April 2013. Ini berarti, permintaan emas sebagai safe haven tengah melonjak.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.1505

Close [X]
×