kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Danone dituding terlibat suap


Selasa, 17 September 2013 / 18:29 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di samping layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.


Sumber: BBC |

BEIJING. Sebuah perusahaan makanan bayi yang dimiliki oleh raksasa makanan-minuman asal Prancis, Danone, diselidiki atas dugaan suap. Tindakan ilegal itu dilakukan kepada staf rumah sakit di China agar mereka menggunakan produknya.

Awak perusahaan merek susu bayi Dumex dituding membayar dokter dan perawat di kota sebelah utara Tianjin untuk menjual produk susu formula mereka.

Dumex mengatakan mereka sangat terkejut dengan tuduhan yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah, China Central Television, pada hari Minggu (15/09), lalu.

Laporan tersebut mengutip seorang mantan manajer penjualan Dumex yang tidak disebutkan namanya.

China saat ini sedang fokus menindak kasus-kasus korupsi di pasar kesehatan yang nilai keseluruhannya mencapai US$350 miliar. Beberapa penyelidikan menargetkan perusahaan asing, termasuk raksasa farmasi GlaxoSmithKline asal Inggris.

Beijing juga telah menyelidiki dugaan monopoli harga oleh produsen susu formula asing, sehingga memaksa Nestle dan Danone menurunkan harga beberapa produk susu formula bayi mereka di China.

Permintaan untuk merek asing meningkat di China setelah skandal susu tercemar dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan ketidakpercayaan konsumen setempat terhadap produsen lokal.

Menurut beberapa perkiraan merek asing sekarang menguasai sekitar setengah penjualan susu bayi di China.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×