kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Di tengah pandemi Covid-19, wabah meningitis melanda Republik Demokratik Kongo


Rabu, 08 September 2021 / 23:00 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Meskipun orang-orang dari segala usia dapat tertular meningitis, penyakit ini terutama menyerang bayi, anak-anak dan remaja.

“Kami meningkatkan langkah-langkah pengendalian dalam masyarakat dan dengan cepat menyelidiki kasus yang dicurigai di daerah sekitar untuk mengobati pasien dan mengekang infeksi yang berpotensi meluas,” kata Dr Amédée Prosper Djiguimdé, Perwakilan WHO di Republik Demokratik Kongo.

Tshopo terletak di sabuk meningitis Afrika yang membentang di seluruh benua, dari Senegal ke Ethiopia dan terdiri dari 26 negara. Sabuk meningitis Afrika adalah yang paling rentan secara global terhadap wabah berulang.

Wabah meningitis telah terjadi di beberapa provinsi di Republik Demokratik Kongo di masa lalu. Pada 2009, wabah pecah di Kisangani menginfeksi 214 orang dan menyebabkan 15 kematian.

Meningitis berpotensi fatal dan merupakan keadaan darurat medis. Pengobatan antibiotik yang tepat harus dimulai sesegera mungkin. Selama bertahun-tahun, perbaikan besar telah dilakukan pada vaksin, yang khusus untuk jenis meningitis.

Selanjutnya: Kasus Ebola kembali muncul di Pantai Gading setelah 25 tahun




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×