kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Dilobi AS, Jepang kurangi impor minyak dari Iran


Kamis, 12 Januari 2012 / 14:10 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi. Jus nanas bermanfaat mengobati diabetes melitus dan darah tinggi.


Reporter: Asnil Bambani Amri, | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Jepang akan mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengurangi ketergantungan minyak terhadap Iran. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Jepang, Juni Azumi usai bertemu dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Timothy Geithner di Tokyo.

"Dalam lima tahun terakhir, kami telah mengurangi impor minyak (dari Iran)," kata Azumi saat konferensi pers yang dilakukan bersama dengan Geithner.

Untuk mengurangi impor minyak dari Iran itu, Azumi mengaku akan mengambil langkah kongrit. Ia bilang pasokan minyak dari Iran saat ini mencapai 10% dari kebutuhan minyak di Jepang. "Kami menguranginya secara terencana," jelas Azumi. Saat ini, Jepang merupakan pembeli minyak terbesar kedua bagi Iran.

Negeri Sakura itu masih mengalami ketergantungan dengan minyak. Apalagi semenjak Tsunami Maret 2011, Jepang membutuhkan minyak untuk menggerakan pembangkit listrik karena pembangkit listrik nuklir Fukushima masih lumpuh.

Keputusan Jepang tersebut mendapatkan penghargaan dari Geithner. Ia mengaku akan bekerjasama dengan dengan Jepang untuk memberikan tekanan terhadap Iran. "Kami menghargai dukungan Jepang dalam mendukung tujuan penting ini." kata Geithner

AS belakangan ini gencar mencari dukungan dari China dan Jepang untuk memberikan sanksi kepada industri minyak Iran. Kali ini, Geither berusaha menggalang dukungan untuk membatasi ambisi nuklir dari Teheran.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×