kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.772   11,00   0,06%
  • IDX 6.440   -22,69   -0,35%
  • KOMPAS100 842   -10,36   -1,22%
  • LQ45 640   -8,70   -1,34%
  • ISSI 226   1,56   0,70%
  • IDX30 355   -4,86   -1,35%
  • IDXHIDIV20 444   -5,50   -1,22%
  • IDX80 96   -1,20   -1,23%
  • IDXV30 123   -1,07   -0,86%
  • IDXQ30 115   -1,64   -1,41%

Duterte larang dua senator AS masuk Filipina dan ancam perketat visa


Minggu, 29 Desember 2019 / 06:05 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Panelo mengatakan pembatasan perjalanan atas penahanan de Lima adalah omong kosong karena dia tidak dipenjara secara salah tetapi ditahan sambil menunggu persidangan karena kejahatan. "Kasus Senator de Lima bukan tentang penganiayaan tetapi penuntutan," katanya.

Duterte tidak merahasiakan penghinaannya terhadap Amerika Serikat dan apa yang dia anggap kemunafikan dan campur tangannya, meskipun dia mengakui bahwa kebanyakan orang Filipina dan militernya sangat menghormati mantan penguasa kolonial negara mereka.

Baca Juga: Prabowo Subianto upayakan pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf

Amerika Serikat adalah sekutu pertahanan terbesar Filipina dan jutaan orang Filipina memiliki kerabat yang merupakan warga negara AS.

De Lima, seorang menteri kehakiman di bekas pemerintahan Filipina sebelumnya, telah memenangkan banyak penghargaan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia, yang menganggapnya sebagai tahanan hati nurani.

Dia telah menyerukan penyelidikan internasional terhadap perang Duterte terhadap narkoba, di mana ribuan orang telah terbunuh.

Polisi mengatakan mereka yang terbunuh adalah pengedar narkoba yang menentang penangkapan, tetapi para aktivis mengatakan banyak dari pembunuhan itu adalah pembunuhan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×