Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas naik tipis pada perdagangan Kamis (26/2/2026) karena ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) meningkatkan daya tarik aset lindung nilai (safe haven), sementara investor menunggu perkembangan terbaru perundingan AS-Iran.
Melansir Reuters, harga emas spot menguat 0,4% menjadi US$ 5.190,01 per ons troi pada pukul 08.16 GMT.
Logam mulia tersebut sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan pada Selasa.
Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April turun 0,4% ke US$ 5.206,80 per ons.
Baca Juga: LSEG Berencana Buyback Saham US$4,1 Miliar di Tengah Tekanan Investor dan Ancaman AI
Dolar Melemah, Sentimen Geopolitik Menguat
Pelemahan dolar AS membuat komoditas berdenominasi dolar, termasuk emas, menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.
Analis eksternal Swissquote Carlo Alberto De Casa menyebut, ketegangan berkelanjutan antara AS dan Iran serta ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump menjadi katalis positif bagi emas.
Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dijadwalkan bertemu delegasi Iran untuk putaran ketiga perundingan nuklir di Jenewa.
Trump dalam pidato kenegaraan sebelumnya menegaskan tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.
Ketegangan geopolitik tersebut memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai di tengah risiko konflik dan ketidakpastian ekonomi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Temui Raja Jordania, Kompak Wujudkan 2 Negara Palestina-Israel
Dampak Kebijakan Tarif
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyatakan, tarif untuk sejumlah negara akan dinaikkan menjadi 15% atau lebih dari sebelumnya 10%, meski tanpa merinci negara yang terdampak.
Sepanjang tahun ini, harga emas telah melonjak sekitar 20% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 5.594,82 pada 29 Januari.
De Casa menilai “demam emas global” belum berakhir, dengan permintaan kuat terutama dari Asia dan bank sentral.
Baca Juga: Presiden Meksiko Pertimbangkan Gugat Elon Musk Terkait Tuduhan Kartel Narkoba
Data Ekonomi dan Logam Lain
Pelaku pasar kini menanti rilis data klaim pengangguran mingguan AS untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya.
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak turun 1,4% menjadi US$ 88,18 per ons troi. Platinum naik 0,9% ke US$ 2.308,11 per ons troi, sementara paladium menguat 0,3% menjadi US$ 1.800,14 per ons.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)