kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.039.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.783   -40,00   -0,24%
  • IDX 8.235   -86,97   -1,04%
  • KOMPAS100 1.158   -11,60   -0,99%
  • LQ45 838   -5,18   -0,61%
  • ISSI 293   -4,14   -1,40%
  • IDX30 443   -2,67   -0,60%
  • IDXHIDIV20 534   -1,42   -0,26%
  • IDX80 129   -1,09   -0,84%
  • IDXV30 144   -1,15   -0,79%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Emas Menguat Ditopang Safe Haven Kamis (26/2), Pasar Cermati Perundingan AS-Iran


Kamis, 26 Februari 2026 / 15:42 WIB
Emas Menguat Ditopang Safe Haven Kamis (26/2), Pasar Cermati Perundingan AS-Iran
ILUSTRASI. Harga emas (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas naik tipis pada perdagangan Kamis (26/2/2026) karena ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) meningkatkan daya tarik aset lindung nilai (safe haven), sementara investor menunggu perkembangan terbaru perundingan AS-Iran.

Melansir Reuters, harga emas spot menguat 0,4% menjadi US$ 5.190,01 per ons troi pada pukul 08.16 GMT.

Logam mulia tersebut sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari tiga pekan pada Selasa.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April turun 0,4% ke US$ 5.206,80 per ons.

Baca Juga: LSEG Berencana Buyback Saham US$4,1 Miliar di Tengah Tekanan Investor dan Ancaman AI

Dolar Melemah, Sentimen Geopolitik Menguat

Pelemahan dolar AS membuat komoditas berdenominasi dolar, termasuk emas, menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.

Analis eksternal Swissquote Carlo Alberto De Casa menyebut, ketegangan berkelanjutan antara AS dan Iran serta ketidakpastian ekonomi global akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump menjadi katalis positif bagi emas.

Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dijadwalkan bertemu delegasi Iran untuk putaran ketiga perundingan nuklir di Jenewa.

Trump dalam pidato kenegaraan sebelumnya menegaskan tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Ketegangan geopolitik tersebut memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai di tengah risiko konflik dan ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Temui Raja Jordania, Kompak Wujudkan 2 Negara Palestina-Israel

Dampak Kebijakan Tarif

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyatakan, tarif untuk sejumlah negara akan dinaikkan menjadi 15% atau lebih dari sebelumnya 10%, meski tanpa merinci negara yang terdampak.

Sepanjang tahun ini, harga emas telah melonjak sekitar 20% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 5.594,82 pada 29 Januari.

De Casa menilai “demam emas global” belum berakhir, dengan permintaan kuat terutama dari Asia dan bank sentral.

Baca Juga: Presiden Meksiko Pertimbangkan Gugat Elon Musk Terkait Tuduhan Kartel Narkoba

Data Ekonomi dan Logam Lain

Pelaku pasar kini menanti rilis data klaim pengangguran mingguan AS untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya.

Di pasar logam mulia lainnya, harga perak turun 1,4% menjadi US$ 88,18 per ons troi. Platinum naik 0,9% ke US$ 2.308,11 per ons troi, sementara paladium menguat 0,3% menjadi US$ 1.800,14 per ons.

Selanjutnya: Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk & Entitas Anak

Menarik Dibaca: 5 Manfaat Kurma untuk Buka Puasa, Lambung dan Gula Darah Jadi Lebih Terkontrol




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×