Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Timnas Spanyol kembali menjadi penguasa sepak bola dunia setelah mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/2026).
Gol semata wayang Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan La Furia Roja mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya.
Baca Juga: Dari Cedera Lutut ke Juara Dunia, Rodri Tuntaskan Kisah Kebangkitan
Mengutip Reuters, Torres yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-106, memecah kebuntuan dalam laga final yang berlangsung sangat ketat dan minim peluang.
Meski mempertemukan dua tim terbaik dunia, pertandingan berlangsung lebih sebagai duel taktik daripada pesta sepak bola.
Kedua tim gagal menciptakan banyak peluang berbahaya hingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu.
Torres akhirnya menjadi pembeda lewat gol yang lahir dari upaya ke-20 Spanyol sepanjang pertandingan.
"Itu adalah gol yang dicetak oleh 47 juta rakyat Spanyol. Bukan hanya milik saya atau 26 pemain di tim ini. Gol itu memang sudah ditakdirkan menjadi gol kemenangan," kata Torres.
Baca Juga: Citi Turunkan Rekomendasi Saham Korea Selatan, Volatilitas Sektor AI Jadi Alasan
Final Berlangsung Ketat
Argentina yang diperkuat Lionel Messi tampil di bawah performa terbaiknya. Messi, yang mencatatkan penampilan ketiga di final Piala Dunia, gagal memberikan inspirasi bagi timnya.
Di kubu Spanyol, wonderkid Lamine Yamal juga kesulitan menunjukkan permainan terbaiknya.
Justru masuknya Ferran Torres dan Nico Williams sebagai pemain pengganti memberi energi baru bagi serangan Spanyol.
Laga ini menjadi final Piala Dunia kelima dalam enam edisi terakhir yang harus ditentukan melalui babak tambahan waktu.
Namun, berbeda dari final-final sebelumnya, pertandingan kali ini dinilai minim kualitas serangan dan peluang berbahaya.
Baca Juga: Bursa Asia Melemah, Harga Minyak Tembus US$ 90 akibat Konflik Timur Tengah
Argentina Nyaris Tanpa Ancaman
Sepanjang 90 menit waktu normal, Argentina gagal melepaskan satu pun tembakan, baik yang mengarah ke gawang maupun melenceng.
Tim asuhan Lionel Scaloni lebih banyak mengandalkan permainan fisik dengan melakukan pelanggaran dan mengganggu ritme permainan Spanyol.
Argentina akhirnya harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi pada masa injury time babak kedua.
Di sisi lain, dominasi penguasaan bola Spanyol tidak langsung berbuah gol.
Tim asuhan Luis de la Fuente melepaskan total 20 tembakan, dengan 12 di antaranya tepat sasaran, sebelum akhirnya memecah kebuntuan melalui Torres.
Baca Juga: Rupiah Jadi Mata Uang Asia dengan Pelemahan Terdalam terhadap Dolar AS
De la Fuente Ukir Sejarah
Keberhasilan tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan di semua kompetisi, rekor bagi tim nasional dari Eropa maupun Amerika Selatan.
Pelatih Luis de la Fuente yang berusia 65 tahun juga menjadi pelatih tertua yang berhasil membawa tim menjuarai Piala Dunia.
"Saya sangat bangga dengan generasi pemain ini. Mereka tumbuh dengan filosofi tersebut, tetap setia padanya, menyempurnakannya, dan menjadi teladan sebagai sebuah tim sekaligus keluarga. Mereka adalah pemain kelas dunia dengan talenta luar biasa," kata De la Fuente.
"Saya sangat terharu. Ketika melihat perjalanan mereka, kami telah memenangkan segalanya, benar-benar segalanya bersama generasi pemain ini," lanjutnya.
Baca Juga: Bursa Australia Menguat Senin (20/7), Saham Energi Melonjak di Tengah Konflik AS-Iran
Scaloni Tetap Bangga
Di kubu Argentina, pelatih Lionel Scaloni mengaku kecewa, tetapi tetap bangga dengan perjuangan timnya.
Ia juga memberikan penghormatan kepada Lionel Messi yang menurutnya merupakan pemain terbaik sepanjang masa.
"Saya berharap semua orang bangga kepada Messi dan semua yang telah ia capai, karena dia adalah pemain sepak bola terbaik sepanjang sejarah," ujar Scaloni.
Ia menambahkan bahwa menjadi runner-up memang sulit diterima, tetapi Argentina harus segera bangkit dan melanjutkan perjalanan mereka.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
