kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Gejala Omicron Mungkin Lebih Ringan, Tetapi Bisa Membuat Rumah Sakit Banjir Pasien


Senin, 20 Desember 2021 / 05:23 WIB
Gejala Omicron Mungkin Lebih Ringan, Tetapi Bisa Membuat Rumah Sakit Banjir Pasien
ILUSTRASI. Warga dunia ini tengah mewaspadai penyebaran virus Covid-19 varian Omicron. REUTERS/Carlo Allegri


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di Amerika, hal tersebut membebani rumah sakit seperti Ohio di mana 14.000 orang telah meninggal akibat Covid-19. Dari jumlah tersebut, sekitar 95% dari mereka tidak divaksinasi. 

Gubernur Ohio Mike DeWine baru-baru ini mengirim lebih dari 1.000 pasukan garda nasional untuk membantu petugas kesehatan di rumah sakit yang diperkirakan akan dipenuhi pasien Covid-19 pada musim liburan ini.

ICU kembali ke titik puncak

Tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) secara nasional saat ini beroperasi pada kapasitas 79%, tingkat tertinggi sejak September 2021. 

Di beberapa negara bagian di mana Omicron telah terdeteksi, seperti Texas, Rhode Island, dan New Hampshire, rumah sakit beroperasi dengan lebih dari 90% tempat tidur ICU sudah terisi. 

Gelombang pandemi ini mungkin akan melonjak lebih cepat karena kecepatan penularan Omicron yang eksplosif. Menurut data awal dari Afrika Selatan, setiap orang yang terinfeksi varian Omicron bisa menyebarkannya ke setidaknya 3 orang lain. Itu kira-kira dua kali lipat dari tingkat penyebaran varian Delta sebelumnya. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×