kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.063   63,00   0,35%
  • IDX 5.730   -210,77   -3,55%
  • KOMPAS100 758   -27,46   -3,50%
  • LQ45 573   -16,40   -2,78%
  • ISSI 199   -7,27   -3,53%
  • IDX30 325   -8,75   -2,62%
  • IDXHIDIV20 404   -8,46   -2,05%
  • IDX80 86   -2,88   -3,24%
  • IDXV30 110   -3,37   -2,97%
  • IDXQ30 105   -2,52   -2,33%

Gelombang protes di Iran membesar, ajakan turun ke jalan di media sosial membahana


Rabu, 15 Januari 2020 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Kemarahan publik meletus menyusul pengakuan yang terlambat dari pihak berwenang Iran bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat penumpang milik maskapai Ukraina di pekan lalu.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran melaporkan aksi protes yang terjadi, tetapi hanya memberikan rincian terbatas.

Polisi membantah menembaki pemrotes dan mengatakan petugas disuruh menahan diri. Pengadilan mengatakan telah menangkap 30 orang tetapi akan menunjukkan toleransi terhadap "protes hukum".

Baca Juga: Iran tangkap sejumlah orang yang terlibat dalam penembakan pesawat Ukraina

Warga Iran marah karena militer membutuhkan waktu berhari-hari untuk mengakui bahwa telah menembak jatuh pesawat Ukraina International Airlines 752, yang sebagian besar membawa warga Iran. Mereka bertanya mengapa pesawat diizinkan lepas landas pada saat ketegangan sedang tinggi.

Iran telah meluncurkan serangan rudal terhadap target AS di Irak beberapa jam sebelumnya sebagai pembalasan atas serangan drone AS yang menewaskan seorang komandan top militer Iran di Irak pada 3 Januari 2020.

New York Times melaporkan, rekaman kamera keamanan menunjukkan dua rudal, ditembakkan terpisah 30 detik, mengenai pesawat setelah lepas landas.

Baca Juga: Biar Iran tak punya senjata nuklir, PM Inggris minta Trump ganti perjanjian nuklir




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×