kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.983   10,00   0,06%
  • IDX 8.999   -135,85   -1,49%
  • KOMPAS100 1.237   -17,99   -1,43%
  • LQ45 872   -12,59   -1,42%
  • ISSI 329   -4,93   -1,48%
  • IDX30 445   -9,13   -2,01%
  • IDXHIDIV20 520   -18,00   -3,35%
  • IDX80 137   -2,10   -1,51%
  • IDXV30 143   -5,23   -3,52%
  • IDXQ30 142   -3,74   -2,57%

Greenland: Trump Pamer Pesan Rahasia Macron dan Pemimpin Eropa Lain, Apa Maksudnya?


Rabu, 21 Januari 2026 / 05:14 WIB
Greenland: Trump Pamer Pesan Rahasia Macron dan Pemimpin Eropa Lain, Apa Maksudnya?
ILUSTRASI. Pesan teks pribadi Macron ke Trump soal Greenland terungkap. Apa isi pesannya dan bagaimana respons pemimpin dunia lainnya? (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Yahoo News | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan serangkaian unggahan media sosial semalam, yang berisi pesan teks pribadi dari para pemimpin dunia. Dalam unggahan itu, Trump menyindir sekutu-sekutu Eropa AS sekaligus kembali menegaskan sikapnya bahwa Amerika Serikat harus mengambil alih Greenland, wilayah semi-otonom milik Denmark.

“Tidak ada jalan untuk mundur,” tulis Trump dalam salah satu unggahan di platform Truth Social miliknya.

Mengutip Yahoo News, unggahan tersebut muncul hanya beberapa jam sebelum Trump dijadwalkan bertemu para pemimpin dunia dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Trump dijadwalkan berangkat dari Washington, D.C. pada Selasa sore dan akan berbicara di forum tersebut pada Rabu.

Pesan-pesan itu muncul sehari setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif impor sebesar 10% terhadap delapan negara Eropa yang tidak mendukung upayanya untuk menguasai Greenland.

Trump bersikeras bahwa Amerika Serikat akan memperoleh pulau raksasa di kawasan Arktik tersebut “dengan satu cara atau cara lainnya,” dan berulang kali menyebut tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk mencapai tujuan itu.

Baca Juga: Harga Perak Meledak ke US$ 95: Potensi ke Level US$ 300 di 2026, Siap Cuan?

Trump Bagikan Pesan dari Macron dan Bos NATO

Dalam unggahan Truth Social semalam, Trump membagikan pesan teks terbaru yang ia terima dari Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Dalam salah satu pesan, Macron menulis kepada Trump, “Saya tidak mengerti apa yang sedang Anda lakukan terkait Greenland.” Presiden Prancis itu juga menawarkan untuk mengadakan pertemuan para pemimpin G7 setelah forum Davos berakhir, serta mengundang Trump untuk makan malam di Paris.

Trump juga mengunggah pesan bernada memuji dari Mark Rutte. Dalam pesan tersebut, Rutte mengatakan ia akan memanfaatkan “agenda media” miliknya di Davos untuk menyoroti peran Trump di Suriah, Gaza, dan Ukraina.

“Saya berkomitmen untuk menemukan jalan ke depan terkait Greenland,” tulis Rutte kepada Trump. “Tidak sabar bertemu Anda.”

Dalam unggahan lainnya, Trump membagikan gambar dirinya berdiri bersama Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Wakil Presiden JD Vance, sedang menancapkan bendera Amerika Serikat di Greenland. Di sampingnya terdapat papan bertuliskan: “Greenland: Wilayah AS, Est. 2026.”

Baca Juga: Klaim Greenland: Rusia Sebut Trump Bakal Abadi dalam Sejarah

Apa Sebenarnya Ancaman Tarif Trump?

Dalam unggahan Truth Social pada Sabtu pagi, Trump mengumumkan bahwa mulai 1 Februari ia berniat mengenakan tarif impor baru sebesar 10% terhadap barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Tarif tersebut akan naik menjadi 25% mulai 1 Juni.

Trump menyatakan tarif itu akan tetap berlaku hingga tercapai kesepakatan soal penguasaan Greenland oleh Amerika Serikat.

Dalam pernyataan bersama, delapan negara anggota NATO yang diancam tarif oleh Trump mengecam kebijakan tersebut.

“Ancaman tarif merusak hubungan transatlantik dan berisiko memicu spiral penurunan yang berbahaya,” ujar pernyataan itu. “Kami akan tetap bersatu dan terkoordinasi dalam merespons. Kami berkomitmen untuk mempertahankan kedaulatan kami.”

Sementara itu, Macron dan sejumlah pemimpin Eropa lainnya dilaporkan tengah mempertimbangkan penggunaan instrumen anti-pemaksaan Uni Eropa—yang dijuluki trade bazooka—terhadap Amerika Serikat jika Trump benar-benar merealisasikan ancaman tarifnya.

Dalam wawancara singkat via telepon dengan NBC News, Trump mengatakan ia “100%” akan tetap menerapkan tarif 10% terhadap Denmark dan tujuh negara Eropa lainnya jika tidak tercapai kesepakatan soal Greenland.

Apa Kata Para Pemimpin di Davos?

Dalam pidatonya di Davos pada Selasa, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut ancaman tarif Trump sebagai sebuah “kesalahan” yang merusak kesepakatan dagang antara AS dan Uni Eropa yang dicapai pada Juli lalu, yang saat itu disebut Trump sebagai “kesepakatan terbesar yang pernah ada.”

“Dalam politik seperti halnya dalam bisnis, kesepakatan adalah kesepakatan,” ujar von der Leyen. “Dan ketika para sahabat berjabat tangan, itu harus punya makna.”

Ia menegaskan respons Uni Eropa terhadap tarif yang diberlakukan Trump akan bersifat “tegas, bersatu, dan proporsional.”

“Kami memandang rakyat Amerika Serikat bukan hanya sebagai sekutu, tetapi juga sebagai sahabat. Menjerumuskan kita ke dalam spiral penurunan hanya akan menguntungkan pihak-pihak yang justru ingin kita singkirkan dari lanskap strategis,” tambahnya.

Tonton: Balas Trump Soal Greenland, UE Siapkan Tarif Balasan Rp 1,8 Kuadriliun

Sementara itu, Macron dalam pidatonya menegaskan bahwa Eropa tidak akan gentar menghadapi Trump.

“Ini bukan waktunya imperialisme baru atau kolonialisme baru,” kata Macron.

Ia menggambarkan Eropa sebagai kawasan yang “dapat diprediksi, loyal, dan di mana aturan mainnya jelas: supremasi hukum.”

“Kami lebih memilih rasa hormat daripada perundungan,” ujar Macron. “Dan kami lebih memilih supremasi hukum daripada brutalitas.”

Selanjutnya: Harga Perak Meledak ke US$ 95: Potensi ke Level US$ 300 di 2026, Siap Cuan?

Menarik Dibaca: Mau Pernikahan Harmonis? 5 Kunci Ini Ubah Rumah Tangga Lebih Bahagia




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×