kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Hindari virus corona, makin banyak maskapai yang membatalkan penerbangan ke China


Sabtu, 01 Februari 2020 / 12:22 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Qantas. Akibat virus corona, makin banyak maskapai yang membatalkan penerbangan ke China. REUTERS/Daniel Munoz/Files GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD PACKAGE - SEARCH 'BUSINESS WEEK AHEAD FEBRUARY 22' FOR ALL IMAGES


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Qantas sebelumnya telah menandai rute Sydney ke Beijing, yang melayani penumpang selama lima hari seminggu, akan berakhir pada 23 Februari. Tetapi jadwal itu dimajukan ke 9 Februari.

Kedua maskapai bergabung dengan semakin banyak maskapai internasional yang membatalkan atau sangat mengurangi jumlah penerbangan ke China daratan sebagai akibat virus corona.

Baca Juga: Korban virus corona bertambah, AS mulai batasi orang asing masuk wilayahnya

American Airlines pada hari Jumat mengumumkan pembatalan ke Beijing dan Shanghai mulai berjalan hingga 27 Maret, meskipun maskapai ini akan terus terbang ke Hong Kong.

Penerbangan terakhir United dan Delta keluar dari daratan Cina adalah 5 Februari, dengan pembatalan masing-masing hingga 28 Maret dan 30 April.

Keputusan perusahaan penerbangan Amerika itu mengikuti langkah Air France KLM SA, British Airways, Lufthansa Jerman dan Virgin Atlantic untuk menghentikan penerbangan.

Hampir 10.000 penerbangan telah ditangguhkan sejak pecahnya wabah virus corona di China.

Baca Juga: Update Virus Corona: Terjangkit 11.821, tewas 259, sembuh 243 (1/2 - 08:00 WIB)




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×