kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Hubungan dengan Iran memanas, AS kirim pesawat bomber ke Timur Tengah


Sabtu, 11 Mei 2019 / 11:40 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - DOHA. Pesawat pembom milik Amerika Serikat B-52 Stratofortress yang dikirim ke Timur Tengah. Langkah ini diambil Washington di tengah makin panasnya hubungan dengan Iran.

Dilansir dari Reuters, militer AS mengatakan bahwa sejumlah pesawat pembom B-52 akan menjadi bagian dari pasukan tambahan yang dikirim ke Timur Tengah setelah pemerintahan Trump menilai bahwa Iran meningkatkan ancamannya terhadap pasukan AS di kawasan tersebut.

Pengiriman pesawat pembom ini menjadi langkah berikutnya dalam serangkaian pesan yang dikirim kepada Iran setelah sebelumnya kapal induk AS USS Abraham Lincoln juga merapat ke Timur Tengah.

Selain itu, otoritas maritim Amerika Serikat (MARAD) menyatakan bahwa kapal komersial dari negara tersebut, termasuk kapal tanker minyak yang berlayar melalui jalur perairan Timur Tengah bisa menjadi sasaran serangan Iran.

dalam pemberitahuan yang diunggahpada hari Kamis waktu setempat menyatakan bahwa sejak awal Mei ini telah ada peningkatan ancaman Iran terhadap aset dan kepentingan Amerika Serikat maupun negara mitranya.

Ancaman ini termasuk pada infrastruktur produksi minyak, setelah Teheran mengancam akan menutup selat Chormepoint Hormuz yang merupakan jalur dari sepertiga ekspor minyak mentah dunia.

"Iran dapat merespons dengan menargetkan kapal komersial, termasuk kapal tanker minyak, atau kapal militer AS di Laut Merah, Selat Bab-el-Mandeb, atau Teluk Persia," kata MARAD dalam pengumumannya.

Sebelumnya Washington telah memperketat sanksi terhadap Iran pada bulan ini dengan menghapus keringanan yang memungkinkan beberapa negara membeli minyak dari negara tersebut. 

Iran telah menanggapi hal tersebut dengan mengurangi beberapa pembatasan pada program nuklirnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×