kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.906   24,00   0,14%
  • IDX 9.065   32,81   0,36%
  • KOMPAS100 1.256   7,60   0,61%
  • LQ45 890   7,47   0,85%
  • ISSI 330   0,01   0,00%
  • IDX30 453   3,85   0,86%
  • IDXHIDIV20 535   5,26   0,99%
  • IDX80 140   0,86   0,62%
  • IDXV30 147   0,48   0,33%
  • IDXQ30 145   1,36   0,95%

Indeks Nikkei Tergelicir dari Rekor Tertinggi, Terseret Penurunan Saham Teknologi


Kamis, 15 Januari 2026 / 10:16 WIB
Indeks Nikkei Tergelicir dari Rekor Tertinggi, Terseret Penurunan Saham Teknologi
ILUSTRASI. Kamis (15/1/2026), indeks acuan Nikkei 225 turun 1% ke 53.820,46 di sesi pertama, usai cetak level tertinggi sepanjang masa pada Rabu (14/1/2026)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang tergelincir dari rekor tertinggi, karena penguatan yen membebani eksportir dan reli saham teknologi yang sedang panas kehilangan momentum.

Kamis (15/1/2026), indeks acuan Nikkei 225 merosot 1% menjadi 53.820,46 di sesi pertama, mengakhiri lonjakan tiga hari yang membawa indeks tersebut ke level tertinggi sepanjang masa pada hari Rabu (14/1/2026). Indeks Topix yang lebih luas lebih bergairah, naik 0,4%.

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah semalam, dipimpin oleh penurunan indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi.

Yen pulih dari level terendah 1,5 tahun setelah peringatan baru dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama terhadap pergerakan yang "berlebihan" dan pernyataan Departemen Keuangan AS yang menyerukan kebijakan "yang tepat" dari Bank Sentral Jepang untuk mengatasi volatilitas mata uang.

Baca Juga: Makin Panas, Iran Tutup Wilayah Udaranya

"Mengingat serangkaian rekor tertinggi baru-baru ini, pasar saham Jepang kemungkinan akan mengalami pergerakan yang tenang hari ini kecuali muncul katalis baru," kata Wataru Akiyama, seorang ahli strategi ekuitas di Nomura Securities. 

"Saham-saham yang terkait dengan ekspor secara umum lebih rendah karena apresiasi yen baru-baru ini."

Terdapat 137 saham yang naik di Nikkei dan 84 saham yang turun. Saham yang mengalami penurunan terbesar dalam indeks adalah penyedia layanan perangkat lunak Shift, turun 7,6%, diikuti oleh perusahaan-perusahaan besar di sektor kecerdasan buatan, SoftBank Group dan Advantest, yang masing-masing kehilangan lebih dari 4,5%.

Saham yang mengalami kenaikan terbesar dalam indeks adalah perusahaan ritel Ryohin Keikaku, naik 10%, diikuti oleh penyedia layanan konsultasi BayCurrent, yang melonjak 5,1%.

Di pasar yang lebih luas, saham Toyota Industries melonjak 5,9% setelah Toyota Motor setuju untuk menaikkan tawarannya untuk mengambil alih perusahaan pembuat forklift tersebut menjadi perusahaan swasta.

Baca Juga: Laba 50% Menanti: Ini Jalur Laut Baru yang Membuat Greenland Diperebutkan

Saham Saizeriya melonjak 5,8%, mencapai titik tertinggi sepanjang masa setelah jaringan restoran Italia tersebut melaporkan laba rekor untuk kuartal September hingga November.

Selanjutnya: Harga Terbang, BEI Suspensi Saham SOTS, INDS dan KOCI Mulai Kamis (15/1)

Menarik Dibaca: Daftar HP Murah Spek Dewa Harga 4 Juta: Ada yang Tawarkan Baterai Jumbo 7300 mAh




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×