Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Investasi bisnis Australia naik ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade pada kuartal IV-2025, didorong belanja besar di sektor energi terbarukan dan pusat data (data centre).
Data yang dirilis Australian Bureau of Statistics (ABS) pada Kamis (26/2/2026) menunjukkan, belanja modal swasta (private capital expenditure) meningkat 0,4% secara kuartalan menjadi A$49,3 miliar (US$35,12 miliar) pada periode Oktober–Desember.
Baca Juga: Google Bongkar Operasi Peretasan Global Terkait China, Begini Respons Beijing
Angka ini melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan hasil datar dan menjadi yang tertinggi sejak awal 2015.
Belanja untuk bangunan dan struktur melonjak 2,3%, terutama ditopang investasi pada proyek baterai, pembangkit listrik tenaga angin, dan tenaga surya.
Sebaliknya, belanja untuk pabrik dan mesin turun 1,7% setelah melonjak tajam pada kuartal sebelumnya.
Survei ABS terhadap pelaku usaha juga menunjukkan prospek belanja yang tetap solid.
Perusahaan berencana menggelontorkan investasi sebesar A$199,3 miliar pada tahun fiskal yang berakhir September 2026, naik 4,3% dibandingkan estimasi sebelumnya.
Baca Juga: Produksi Kopi Dunia Diramal Cetak Rekor 180 Juta Karung, Harga Kopi Tertekan
Sementara itu, estimasi awal untuk tahun fiskal 2026/2027 mencapai A$158,4 miliar, mencerminkan optimisme dunia usaha terhadap prospek ekonomi ke depan, khususnya di sektor transisi energi dan infrastruktur digital.
Kenaikan investasi ini memperkuat sinyal bahwa sektor swasta Australia tetap ekspansif meski menghadapi tantangan global, termasuk ketidakpastian suku bunga dan perlambatan ekonomi di sejumlah mitra dagang utama.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)