kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Investasi Properti China Anjlok 18% Semester I 2025, Penjualan Rumah Terus Melemah


Rabu, 15 Juli 2026 / 09:21 WIB
Investasi Properti China Anjlok 18% Semester I 2025, Penjualan Rumah Terus Melemah
ILUSTRASI. Ekonomi China (REUTERS/Florence Lo)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sektor properti China masih menghadapi tekanan pada paruh pertama 2025. Investasi properti, penjualan rumah, hingga pembangunan proyek baru mencatat pelemahan yang semakin dalam dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan data resmi yang dirilis Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China pada Rabu (15/7/2026), investasi di sektor properti turun 18% pada periode Januari–Juni 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: AS Buka Sayembara Rp180 Miliar untuk Tangkap 3 Hacker Rusia

Penurunan tersebut lebih dalam dibandingkan kontraksi 16,2% yang tercatat pada periode Januari–Mei.

Sementara itu, penjualan properti berdasarkan luas lantai turun 11,6% secara tahunan pada semester pertama tahun ini, setelah sebelumnya turun 10,8% pada periode Januari–Mei.

Aktivitas pembangunan proyek baru juga terus melemah.

Luas lantai proyek yang mulai dibangun (housing starts) merosot 23,4% pada Januari–Juni, lebih dalam dibandingkan penurunan 22,6% pada lima bulan pertama tahun ini.

Di sisi pendanaan, dana yang berhasil dihimpun pengembang properti turun 20,2% pada semester pertama 2025, setelah sebelumnya menyusut 19% pada periode Januari–Mei.

Baca Juga: Real Madrid Jadi Klub Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia, Pemainnya Cetak 19 Gol

Data tersebut menunjukkan sektor properti China masih belum keluar dari tekanan, meskipun pemerintah telah meluncurkan berbagai kebijakan untuk menopang pasar.

Pelemahan investasi, penjualan, pembangunan proyek baru, dan pendanaan pengembang mengindikasikan pemulihan sektor properti masih menghadapi tantangan besar di tengah lemahnya permintaan domestik.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×