kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.618   65,00   0,37%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Italia mesra dengan China, AS bisa marah


Selasa, 25 Agustus 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Presiden AS Donald Trump menyalahkan Beijing atas penyebaran virus corona yang muncul di China tahun lalu. Dia juga ingin membatasi perkembangan raksasa telekomunikasi China, Huawei Technologies Co, menuduhnya bertindak sebagai Trojan Horse bagi cyberspies China.

Italia belum bergabung dengan AS dalam memberlakukan pembatasan pada Huawei. Dan, Di Maio tidak menyebut perusahaan tersebut dalam sambutannya. 

Dalam referensi yang jelas tentang ketegangan dengan Washington, Wang mengatakan, Beijing tidak ingin melihat Perang Dingin.

Baca Juga: China: Tindakan AS terorganisir dan sistematis dalam melakukan bully ekonomi

"Perang Dingin akan menjadi langkah mundur," katanya seperti dilansir Reuters. “Kami tidak akan membiarkan negara lain melakukan ini untuk kepentingan pribadi mereka sendiri, sekaligus merusak kepentingan negara lain.”

Di Maio menyatakan, dia telah membicarakan masalah Hong Kong dengan Wang. Menurutnya, hak dan kebebasan warga Hong Kong harus dihormati.

China meluncurkan Undang-Undang Keamanan Nasional bulan lalu, yang menurut pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong dan Barat, melanggar perjanjian China-Inggris 1984 yang menjamin otonomi pusat keuangan Asia itu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×