kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.720   13,00   0,07%
  • IDX 6.487   25,37   0,39%
  • KOMPAS100 857   1,44   0,17%
  • LQ45 652   0,81   0,12%
  • ISSI 225   2,07   0,93%
  • IDX30 361   -0,11   -0,03%
  • IDXHIDIV20 451   -0,08   -0,02%
  • IDX80 98   0,11   0,11%
  • IDXV30 125   0,27   0,22%
  • IDXQ30 116   -0,11   -0,10%

Jadi bumerang, Thailand cabut larangan unjuk rasa


Kamis, 22 Oktober 2020 / 13:26 WIB
ILUSTRASI. Pada Kamis (22/10/2020), pemerintah Thailand membatalkan dekrit darurat yang bertujuan untuk mengakhiri aksi unjuk rasa. REUTERS/Peeradon Ariyanukooltorn 


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mengutip Reuters, puluhan pengunjuk rasa telah ditangkap. Itu termasuk sejumlah pemimpin aksi protes paling terkenal di Thailand.

Di antara mereka adalah Patsaravalee "Mind" Tanakitvibulpon, yang dibebaskan pada Kamis setelah ditangkap sehari sebelumnya. Patsaravalee, 25 tahun, mengatakan kepada wartawan setelah dibebaskan bahwa pengadilan menganggap tuduhan itu tidak serius dan bahwa dia masih perlu menghadiri kelas dan ujian. Sehingga kebebasannya tidak harus menyerahkan jaminan apa pun.

Baca Juga: Polisi Thailand perintahkan penyelidikan terhadap media karena meliput demonstran

Para pengunjuk rasa mengatakan Prayuth mencurangi pemilihan tahun lalu untuk mempertahankan kekuasaan yang direbutnya dalam kudeta 2014. Prayuth sendiri membantah tudingan itu. 

Istana Thailand memiliki kebijakan untuk tidak memberikan pernyataan kepada media.

Selanjutnya: Thailand krisis, KBRI siap evakuasi WNI




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×