kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Jenderal AS: Korea Utara selalu menjadi ancaman di dunia nyata dan dunia maya


Rabu, 21 April 2021 / 14:35 WIB
ILUSTRASI. Tentara Korea Utara dalam perayaan ulang tahun ke-75 berdirinya Partai Buruh Korea yang berkuasa pada 10 Oktober 2020.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dalam pernyataan tertulisnya, Dickinson menyebut Korea Utara dan Iran saat ini terus berusaha meningkatkan kemampuan mereka untuk memberikan ancaman melalui serangan siber dan perang elektronik.

"Korea Utara juga mempertahankan ancaman terhadap operasi luar angkasa melalui kemampuan peperangan elektroniknya, bersama dengan kemampuan mereka untuk mengembangkan sistem peluncuran rudal jarak jauh yang lebih canggih," tulis Jenderal Dickinson, seperti dikutip Yonhap.

Sadar akan ancaman tersebut, Dickinson berharap, AS bisa terus berinvestasi dan mengembangkan kemampuannya sendiri untuk tetap berada di depan musuh semacam itu.

Kemampuan tersebut, ungkapnya, memberikan dukungan militer yang cukup efektif bagi Korea Utara. Ke depan, kemampuan navigasi, intelijen, hingga komunikasi akan mendorong mereka ke arah kekuatan luar angkasa yang lebih maju.

Presiden AS Joe Biden telah meminta anggaran US$ 753 miliar untuk pengeluaran pertahanan untuk tahun fiskal 2022. Jika diterima oleh Kongres, anggaran akan meningkat 1,7% dari tahun ini.

Selanjutnya: Korea Utara diprediksi akan mulai melancarkan serangan siber terhadap rivalnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×