kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.040   32,00   0,18%
  • IDX 6.283   48,43   0,78%
  • KOMPAS100 825   6,52   0,80%
  • LQ45 629   4,92   0,79%
  • ISSI 217   1,40   0,65%
  • IDX30 353   3,23   0,92%
  • IDXHIDIV20 434   3,14   0,73%
  • IDX80 94   0,70   0,75%
  • IDXV30 120   0,82   0,69%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

Jepang dan Amerika siap pasang badan, tolak klaim China atas Laut China Selatan


Rabu, 15 Juli 2020 / 07:30 WIB


Sumber: DW.com,Reuters | Editor: Ahmad Febrian

Ketegangan di wilayah itu meningkat ketika China dan AS melakukan latihan militer terpisah di Laut Cina Selatan. Mengutip dw.com, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada hari Senin (13/07) menolak klaim China. Dan menyebut tindakan China "benar-benar melanggar hukum.

Chinatidak menawarkan dasar hukum yang koheren untuk ambisinya di Laut Cina Selatan. Selama bertahun-tahun telah mengintimidasi negara di sekitar pantai Asia Tenggara lain. "Kami memperjelas, klaim China atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum, seperti kampanye penindasan untuk menguasainya," katanya.

AS telah lama menentang klaim teritorial tersebut, dengan mengirimkan kapal perang secara teratur melalui jalur strategis. Langkah itu sembari  menunjukkan kebebasan navigasi di sana. "Dunia tidak akan membiarkan Cina memperlakukan Laut Cina Selatan sebagai kerajaan maritimnya," ujarnya.

Analis regional mengatakan akan sangat pentingmelihat apakah negara-negara lain mengadopsi sikap AS. Jika ada, AS mungkin akan memperkuat posisinya dan mencegah Cina untuk mendukung klaimnya.

Selama enam bulan terakhir, ketegangan antara AS dan China semakin meningkat. AS menuduh China melakukan respons yang buruk terhadap pandemi Covid-19, melakukan tindakan yang menekan Hong Kong, hingga penumpasan terhadap komunitas Muslim Uighur. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×