kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Jerman dan Prancis kembali melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca


Jumat, 19 Maret 2021 / 07:59 WIB
ILUSTRASI. Jerman, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya mengumumkan rencana untuk melanjutkan penggunaan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca. REUTERS/Peter Cziborra


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Prancis juga mengatakan akan melanjutkan penggunaan vaksin. Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan dia akan menerima suntikan AstraZeneca pada Jumat sore.

Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan Italia akan melakukan hal yang sama, dan prioritas pemerintahnya tetap untuk memvaksinasi warganya sebanyak dan secepat mungkin.

Spanyol mengatakan sedang mengevaluasi kemungkinan dimulainya kembali penyuntikan vaksin AstraZeneca. Sementara Siprus, Latvia dan Lithuania mengatakan mereka akan memulai kembali pemberian vaksin.

Baca Juga: WHO rilis peringatan ini pasca RI dan 2 negara Eropa tangguhkan vaksin AstraZeneca

Banyak pemerintah mengatakan keputusan untuk menghentikan vaksinasi adalah karena kehati-hatian. Tetapi para ahli telah memperingatkan campur tangan politik dapat merusak kepercayaan publik terhadap vaksinasi karena pemerintah berjuang untuk menjinakkan varian virus yang lebih menular.

“Kami percaya bahwa, setelah keputusan hati-hati dari regulator, vaksinasi dapat dilanjutkan kembali di seluruh Eropa,” kata Direktur Medis AstraZeneca Ann Taylor dalam sebuah pernyataan.

Selanjutnya: Australia tetap gunakan vaksin AstraZeneca meski 13 negara tangguhkan penggunaannya




TERBARU

[X]
×