kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.130   7,86   0,13%
  • KOMPAS100 795   1,25   0,16%
  • LQ45 608   0,08   0,01%
  • ISSI 213   1,03   0,49%
  • IDX30 337   -0,41   -0,12%
  • IDXHIDIV20 429   1,92   0,45%
  • IDX80 91   0,16   0,18%
  • IDXV30 116   0,65   0,57%
  • IDXQ30 110   0,24   0,22%

Jika pandemi gagal dikendalikan, Malaysia siap menutup sektor ekonomi utama!


Senin, 25 Januari 2021 / 06:43 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Malaysia sedang bersiap untuk menutup sebagian besar ekonominya jika kasus virus corona terus melonjak. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: The Straits Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menteri Keuangan Tengku Zafrul Aziz mengakui MCO bisa meredam harapan pemulihan ekonomi tahun ini, setelah Malaysia mengalami resesi akibat pandemi.

Namun, dia mengatakan pemerintah mempertahankan perkiraan pertumbuhan 6,5% hingga 7,5% untuk tahun ini. Proyeksi itu akan sangat diragukan bisa dicapai jika lebih banyak sektor ekonomi mengalami penutupan dalam beberapa minggu mendatang.

Malaysia pertama kali memberlakukan pembatasan ketat pada Maret tahun lalu melalui program yang dijuluki MCO 1.0. MCO menahan warga untuk tetap di rumah mereka, menutup sekolah dan menutup bisnis, dan berhasil mengurangi jumlah kasus harian menjadi satu digit.

Baca Juga: 3 Menteri dan 1 wakil menteri Malaysia terpapar virus corona

Ketika pembatasan diperkenalkan kembali pada 13 Januari tahun ini - MCO 2.0 - setelah infeksi harian bertahan pada tingkat empat digit selama dua bulan, mereka hanya membatasi aktivitas sosial dan ritel.

Namun, sejak itu, jumlah kasus virus corona aktif telah meningkat dari lebih dari 32.000 menjadi lebih dari 42.000 kasus, jauh melebihi sekitar 34.000 tempat tidur yang disediakan untuk pasien Covid-19 secara nasional.

Selanjutnya: Cegah penyebaran virus corona, Sultan Johor Malaysia keluarkan dekrit




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×