Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Sebuah kapal tanker terbakar di dekat Selat Hormuz setelah terkena proyektil tak dikenal. Insiden tersebut diungkapkan oleh United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) pada hari Senin (30/3/2026).
Melansir Reuters yang mengutip UKMTO, kapal tanker tersebut berada 31 mil laut (57,4 km) barat laut Dubai ketika proyektil tersebut menghantam sisi kanan kapal tanker. Catatan saja, UKMTO mengutip laporan pada pukul 20:20 UTC dari petugas keamanan perusahaan kapal.
Awak kapal selamat dan keberadaannya teridentifikasi, dan tidak ada dampak lingkungan yang dilaporkan, kata UKMTO. Kapal-kapal komersial telah diserang oleh rudal atau drone udara dan laut yang membawa bahan peledak di Teluk dan Selat Hormuz sejak AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari.
Sebelumnya pada hari Senin, sebuah kapal kontainer milik Yunani yang berada di lepas pantai Ras Tanura, Arab Saudi, melaporkan dua insiden terpisah di mana proyektil mengenai air di dekat kapal tersebut, kata para ahli keamanan maritim.
Baca Juga: Perekonomian Global: Alarm Baru dari Lonjakan Harga Energi dan Logam
Seorang perwakilan dari Express Rome yang berbendera Liberia melaporkan dua proyektil tak dikenal yang jatuh ke air di dekat kapal kontainer sekitar 22 mil laut (40,7 km) timur laut Ras Tanura pada pukul 13.52 UTC. Insiden tersebut terjadi dalam waktu satu jam dan awak kapal dilaporkan selamat, kata kelompok manajemen risiko maritim Inggris, Vanguard.
Korps Garda Revolusi Islam sebelumnya mengklaim telah menyerang kapal Express Rome pada 11 Maret, kata Vanguard.
Operator kapal tersebut tidak segera memberikan komentar.
Tonton: USS Tripoli Tiba! AS Siap Invasi Darat Iran?
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden hari Senin.













