kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Ketagihan berinvestasi di properti (3)


Selasa, 11 Oktober 2016 / 10:00 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Tri Adi

Faena House menjadi hunian idaman lantaran memiliki berbagai fasilitas. Seperti valet, spa dan pusat kebugaran dengan pemandangan dan dua kolam renang dengan sentuhan modern. Faena House terdiri atas dua tingkat dengan lima kamar tidur.

Bangunan ini berdinding kaca agar penghuni bisa memandang langsung ke pantai. Tak hanya itu, rumah ini dilengkapi lift pribadi, ruang pertemuan, ruangan besar dan kamar mandi dengan arsitektur menawan.

Sebagai raja properti, Griffin tak asing lagi dalam jual beli rumah. Pada 2014, ia menjual kondominium Waldorf Astoria seharga US$ 16 juta. Kondominium ini terdiri atas 46 lantai. Pembeli kondominium ini dirahasiakan.

Ketagihan dengan keuntungan jual beli properti, Griffin semakin agresif berinvestasi pada properti. Ia memiliki dua lantai yakni lantai 66 dan 67 di Park Tower. Hunian eksklusif ini ia beli pada 2012 seharga US$ 15 juta.

Griffin antusias berinvestasi pada kondominium. Namanya terdaftar sebagai salah satu pemilik kondominium bergengsi di kawasan 220 Central Park South di tengah kota Manhattan. Griffin membeli tiga lantai penuh tower.

Selain gemar menebar uang pada kondominium, Griffin juga memiliki sejumlah rumah di kawasan elite. Seperti Aspen, Colorado, Hawaii dan Florida. Jual beli properti ini terus menebalkan kantong Griffin.

Bahkan beberapa penjualan properti Griffin tercatat sebagai transaksi tertinggi sepanjang tahun. Semisal kondominium Waldorf Astoria yang harga jualnya setara dengan sepuluh unit rumah di kawasan Chicago. Ia juga mengoleksi penthouse di Trump International Hotel & Tower seharga US$ 17 juta. Kondominium ini kemudian dijual kepada CEO Vistex, Sanjay Shah pada 2014.  

(Bersambung)




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×