kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Kim Jong-un luncurkan drone yang dapat melakukan serangan bunuh diri


Jumat, 30 April 2021 / 07:27 WIB
ILUSTRASI. Korea Utara telah mengembangkan drone tak berawak yang dapat melakukan serangan "bunuh diri" pada musuh-musuhnya. KCNA via REUTERS


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada tahun 1950 Korea Utara menginvasi Korea Selatan yang memicu perang brutal selama tiga tahun.

China melakukan intervensi di pihak Korea Utara. Sementara sejumlah kekuatan barat, terutama AS, mendukung Seoul.

Meski gencatan senjata ditandatangani, Korea Utara dan Selatan secara teknis tetap dalam keadaan perang.

Pada bulan Maret, Kim Jong-un menggambarkan presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai burung beo yang dibesarkan oleh Amerika.

Baca Juga: Militer AS: Korea Utara telah menguji rudal yang dirancang untuk menyerang Amerika

Menteri luar negeri Korea Selatan membalas dengan menuduh Pyongyang melakukan provokasi "keji" dan "tak tertahankan".

Selama menjadi presiden, Donald Trump secara kontroversial menjalin hubungan pribadi yang dekat dengan Kim Jong-un.

Namun, dia gagal membujuk diktator Korea Utara itu untuk menyerahkan persenjataan nuklir yang dia kembangkan.

Selanjutnya: Militer AS: Korea Utara tetap jadi tantangan keamanan bagi Amerika Serikat




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×