kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Kim Jong Un Memandu Langsung Latihan Penembakan Peluncur Roket Ganda Super


Jumat, 31 Mei 2024 / 08:19 WIB
ILUSTRASI. Kim Jong Un memandu latihan penembakan peluncur roket ganda super besar berukuran 600 mm. Photo by Korean Central News Agency


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memandu latihan penembakan peluncur roket ganda "super besar" berukuran 600 mm. Hal tersebut dilaporkan oleh media pemerintah KCNA pada Jumat (31/5/2024).

Melansir Reuters, militer Korea Selatan mengatakan pada Kamis (30/5/2024), Korea Utara menembakkan sedikitnya 10 rudal balistik jarak pendek di lepas pantai timurnya.

Menurut KCNA, artileri yang ditembakkan berhasil mencapai sasaran di sebuah pulau yang terletak sekitar 365 km (227 mil) jauhnya ketika pemimpin Kim mengawasi demonstrasi di lokasi peluncuran.

Kim juga mendesak kesiapan kekuatan nuklir negaranya untuk melaksanakan misi pencegahan perang serta mengambil inisiatif jika terjadi perang.

Berdasarkan laporan KCNA tentang peristiwa tersebut dalam bahasa Inggris, “hujan api untuk pemusnahan” selama latihan tmenunjukkan keinginan Korea Utara untuk mempertahankan kedaulatannya dan bereaksi terhadap musuh.

Baca Juga: Korut Kirim Ratusan Balon yang Membawa Kotoran ke Korsel sebagai Hadiah

Peluncuran hari Kamis yang menggunakan teknologi rudal balistik dikutuk oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai tindakan yang ceroboh dan melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Kolom terpisah yang dimuat oleh KCNA pada hari Jumat mengkritik pengerahan pesawat pengintai RC-135U AS dari Jepang ke semenanjung Korea pada hari Rabu. Pemerintah Korea Utara mengatakan bahwa pesawat tersebut dan aset pengintaian lainnya oleh Korea Selatan dan AS melanggar kedaulatan Korea Utara.

Baca Juga: Korea Utara: Peluncuran Satelit Mata-Mata Terbaru Gagal

Media Korea Selatan melaporkan bahwa sebuah pesawat mata-mata militer AS terbang di atas wilayah metropolitan Seoul dan perairan lepas pantai barat minggu ini, mengutip pelacak penerbangan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×