kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Koran terbesar Jerman kepada Xi Jinping: Anda membahayakan seisi dunia


Kamis, 23 April 2020 / 08:37 WIB
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Aly Song


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Bild mengatakan jumlah kompensasi menjadi € 1.784 per orang jika PDB Jerman turun 4,2%. Artikel Bild itu berjudul: "Apa yang menjadi utang China kepada kita."

Baca Juga: Terjangkit virus ganas, ekonomi China akan catat penurunan buruk pertama sejak 1992

Juru bicara kedutaan besar China mengatakan artikel itu membangkitkan xenophobia dan nasionalisme.
 
Tidak sampai di situ, pemimpin redaksi Bild juga mengutip artikel Washington Post yang melaporkan bahwa, “Laboratorium Anda di Wuhan telah meneliti virus corona pada kelelawar, tetapi tanpa mempertahankan standar keamanan tertinggi. Mengapa laboratorium beracun Anda tidak seaman penjara Anda untuk tahanan politik? Apakah Anda ingin menjelaskan hal ini kepada para janda, putri, putra, suami, orang tua dari korban corona di seluruh dunia?”

Baca Juga: China: Kata WHO, tidak ada bukti corona diciptakan di laboratorium Wuhan

Dia menyimpulkan bahwa, “Di negara Anda, masyarakat Anda berbisik tentang Anda. Kekuatanmu hancur. Anda telah menciptakan China yang tidak dapat dipahami, tidak transparan. Sebelum corona, China dikenal sebagai negara pengintai. Sekarang, Tiongkok dikenal sebagai negara pengintai yang menginfeksi dunia dengan penyakit mematikan. Itulah warisan politik Anda.”




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×