kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.080   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.055   12,65   0,21%
  • KOMPAS100 795   4,83   0,61%
  • LQ45 604   4,42   0,74%
  • ISSI 210   -0,45   -0,22%
  • IDX30 341   1,83   0,54%
  • IDXHIDIV20 424   1,88   0,44%
  • IDX80 91   0,62   0,68%
  • IDXV30 116   0,50   0,44%
  • IDXQ30 110   0,61   0,56%

Krisis ekonomi Korea Utara: Gunakan kupon pengganti uang hingga konsumsi angsa hias


Jumat, 29 Oktober 2021 / 14:19 WIB
ILUSTRASI. Bendera Korea Utara raksasa dikibarkan saat parade paramiliter untuk memperingati 73 tahun pendirian republik di lapangan Kim Il Sung di Pyongyang.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sebuah situs web yang dioperasikan oleh pembelot Korea Utara, Rimin-gang, melaporkan kupon telah beredar setidaknya sejak Agustus, sebagian karena kertas dan tinta untuk mata uang resmi tidak lagi datang dari China.

Minggu ini pemerintah Korea Utara mempromosikan konsumsi daging angsa hitam sebagai sumber makanan yang berharga. 

Pemerintah juga menjanjikan adanya peternakan skala industri baru yang dipercaya akan membantu meningkatkan kehidupan masyarakat.

"Daging angsa hitam itu enak dan memiliki nilai obat," kata surat kabar partai berkuasa Rodong Sinmun, hari Senin (25/10).

NK News melaporkan bahwa penelitian tentang pengembangbiakan unggas hias untuk makanan telah dimulai pada awal 2019. Pemerintah juga telah memberi tahu ekolah, pabrik, dan unit bisnis untuk menanam makanan dan memelihara ikan dan hewan lain untuk meningkatkan swasembada.

Selanjutnya: Korea Utara: Terlalu dini untuk menyatakan Perang Korea telah berakhir




TERBARU

[X]
×