kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Marine Le Pen Terancam Gagal Ikut Pilpres Prancis Usai Divonis 4 Tahun Penjara


Senin, 31 Maret 2025 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin sayap kanan Prancis dan anggota parlemen Marine Le Pen, Presiden kelompok parlemen Partai Nasional Rassemblement National (RN) Prancis terancam gagal ikut pilpres usai divonis 4 tahun penjara.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kasus yang menjerat Le Pen melibatkan pengalihan dana lebih dari 4 juta euro dari Parlemen Eropa untuk kepentingan partai RN. 

Pengadilan menyatakan bahwa Le Pen adalah tokoh utama dalam skema ini dan menyebut praktik tersebut sebagai penggelapan sistematis untuk mengurangi biaya partai. 

Delapan mantan anggota parlemen Uni Eropa dari partainya serta 12 asisten parlemen lainnya juga dinyatakan bersalah dalam kasus ini.

Putusan ini menandai momen penting dalam politik Prancis, yang dapat mempengaruhi dinamika di kubu kanan. Dengan absennya Le Pen, Jordan Bardella kemungkinan besar akan menjadi kandidat utama RN dalam pemilu 2027. 

Baca Juga: Krisis Politik Prancis Memuncak, Perdana Menteri Michel Barnier Mengundurkan Diri

Namun, para analis menilai bahwa Bardella masih perlu membangun pengalaman dan dukungan yang lebih luas untuk memenangkan pemilihan presiden mendatang.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×