kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.203   45,00   0,26%
  • IDX 7.637   15,50   0,20%
  • KOMPAS100 1.056   3,79   0,36%
  • LQ45 759   1,39   0,18%
  • ISSI 277   0,91   0,33%
  • IDX30 404   0,85   0,21%
  • IDXHIDIV20 491   2,42   0,50%
  • IDX80 118   0,40   0,34%
  • IDXV30 140   1,19   0,86%
  • IDXQ30 129   0,39   0,30%

Marine Le Pen Terancam Gagal Ikut Pilpres Prancis Usai Divonis 4 Tahun Penjara


Senin, 31 Maret 2025 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin sayap kanan Prancis dan anggota parlemen Marine Le Pen, Presiden kelompok parlemen Partai Nasional Rassemblement National (RN) Prancis terancam gagal ikut pilpres usai divonis 4 tahun penjara.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Kasus yang menjerat Le Pen melibatkan pengalihan dana lebih dari 4 juta euro dari Parlemen Eropa untuk kepentingan partai RN. 

Pengadilan menyatakan bahwa Le Pen adalah tokoh utama dalam skema ini dan menyebut praktik tersebut sebagai penggelapan sistematis untuk mengurangi biaya partai. 

Delapan mantan anggota parlemen Uni Eropa dari partainya serta 12 asisten parlemen lainnya juga dinyatakan bersalah dalam kasus ini.

Putusan ini menandai momen penting dalam politik Prancis, yang dapat mempengaruhi dinamika di kubu kanan. Dengan absennya Le Pen, Jordan Bardella kemungkinan besar akan menjadi kandidat utama RN dalam pemilu 2027. 

Baca Juga: Krisis Politik Prancis Memuncak, Perdana Menteri Michel Barnier Mengundurkan Diri

Namun, para analis menilai bahwa Bardella masih perlu membangun pengalaman dan dukungan yang lebih luas untuk memenangkan pemilihan presiden mendatang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×