kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Mengenal sosok Alwaleed bin Talal, Warren Buffett-nya Arab Saudi


Selasa, 18 Februari 2020 / 10:14 WIB
Mengenal sosok Alwaleed bin Talal, Warren Buffett-nya Arab Saudi
ILUSTRASI. Pangeran Alwaleed bin Talal. REUTERS/Fahad Shadeed/File Picture

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - RIYADH. Orang terkaya di Arab Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal, sering disebut-sebut sebagai 'Warren Buffett dari Arab Saudi.' Seperti Buffet, Alwaleed menghimpun kekayaannya melalui investasi yang cerdik. Pada bulan Agustus 2018, ia mengumumkan investasi senilai US$ 250 juta pada Snap Inc di mana ia akan mengempit sekitar 2,3% saham Snap.

Berikut ini adalah ikhtisar tentang bagaimana Pangeran Alwaleed bin Talal menggunakan sejumlah uang yang relatif kecil untuk membangun salah satu portofolio investasi paling berharga di dunia.

Kekayaan Alwaleed

Melansir Investopedia, setelah lulus dari perguruan tinggi, Alwaleed bin Talal meminjam uang senilai US$ 30.000 dari ayahnya untuk memulai sebuah perusahaan investasi. Dia kehilangan semua uang itu dalam dua belas bulan pertama operasi, dan, sebagai akibatnya, dipaksa untuk memulai lagi dari awal.

Baca Juga: Tengok isi keranjang investasi terbaru Berkshire, perusahaan milik Warren Buffett

Namun, kegigihannya membuahkan hasil. Selang 35 tahun sejak memantapkan karirnya dalam bisnis, Alwaleed adalah salah satu investor terkaya dan paling sukses di dunia.

Perusahaan yang ia dirikan pada 1980, Kingdom Holding Company, memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$ 1 miliar, seperti yang dilaporkan oleh Google Finance pada Oktober 2019. Saham mayoritas Alwaleed di perusahaan itu membuat nilai kekayaan bersih pribadinya mencapai lebih dari US$ 18,7 miliar pada saat itu.

Baca Juga: Valentine, Bill Gates pernah kirim surat cinta kepada Warren Buffett

Sebagai investor nilai yang taat, Alwaleed menggunakan Kingdom Holdings sebagai kendaraan untuk memegang portofolio bisnis yang beragam secara internasional yang beroperasi di banyak sektor termasuk perbankan, real estat, dan perawatan kesehatan.

Investasinya yang paling terkenal termasuk saham yang cukup besar di Four Seasons Hotel Ltd, Citigroup Inc dan Euro Disney.

Selain mengendalikan portofolio investasi besar, Alwaleed memiliki istana seluas 460.000 square feet yang membutuhkan lebih dari 100 staf untuk menjaganya. Dia juga memiliki sebuah Boeing 747.

Pada 2015, Alwaleed menjadi berita utama di media keuangan di seluruh dunia setelah berjanji untuk memberikan sebagian besar kekayaannya untuk mendanai tujuan amal penting di seluruh dunia.

Baca Juga: Bill Gates memesan superyacht bertenaga hidrogen seharga Rp 8,8 triliun!

Mengutip Wikipedia, sang pangeran Arab ini terdaftar di majalah Time 100, daftar tahunan dari seratus orang paling berpengaruh di dunia, pada tahun 2008.

Pada November 2017, Forbes mendaftarkan Al-Waleed sebagai orang terkaya ke-45 di dunia, dengan kekayaan bersih diperkirakan US$ 18,7 miliar.

Pada 4 November 2017 dia dan orang Saudi terkemuka lainnya (termasuk sesama miliarder Waleed bin Ibrahim Al Ibrahim dan Saleh Abdullah Kamel) ditangkap di Arab Saudi, dalam aksi bersih-bersih yang dilakukan pemerintah Saudi yang ditandai sebagai upaya anti-korupsi.

Baca Juga: Seminggu terakhir, Jeff Bezos jual sahamnya di Amazon sebesar Rp 47,8 triliun

Tuduhan terhadap Pangeran Al-Waleed termasuk pencucian uang, penyuapan, dan pemerasan. Saat itu, dia dan beberapa mantan pejabat Arab Saudi ditahan di Ritz-Carlton, Riyadh. Al-Waleed dibebaskan dari penahanan pada tanggal 27 Januari 2018, menyusul diselesaikannya masalah keuangan sebagai persyaratan bebas setelah hampir tiga bulan ditahan.

Pada Maret 2018 ia dikeluarkan dari daftar miliarder dunia karena kurangnya informasi saat ini.



TERBARU

[X]
×