kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Menjahit kekayaan dari bisnis garmen (1)


Selasa, 24 April 2018 / 14:19 WIB
Menjahit kekayaan dari bisnis garmen (1)
ILUSTRASI. FENOMENA - Ma Jianrong


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Tri Adi

Pria berusia 54 tahun itu sangat berambisi meningkatkan dan memperluas fasilitas pabriknya yang berlokasi di China. Direksi perusahaan percaya dengan perluasan kapasitas produksi akan mengarahkan pada skala bisnis yang lebih besar lagi.

Sejak meniti awal karier, Jianrong optimistis bisnisnya bisa berkembang pesat. Apalagi biaya tenaga kerja terampil yang relatif rendah di China dibandingkan negara maju lainnya menjadi poin plus. Perkembangan infrastruktur yang baik dan industri pakaian di China yang diperkirakan akan terus tumbuh memberikan peluang signifikan bagi produsen tekstil seperti dirinya.

Pundi harta Jianrong makin bertumpuk setelah perusahaannya go public. Shenzhou International melantai di bursa Hongkong pada 2015. Perusahaan ini mendapat limpahan kepercayaan dari pelanggan lebih banyak lagi.

Alhasil, Forbes mencatat, sampai April 2018, ia memiliki harta senilai US$ 6,8 miliar. Nominal tersebut berhasil menempatkan Jianrong di jajaran ke 289 orang terkaya dunia. Dengan harta kekayaan sebanyak itu, Jianrong juga menjadi miliarder kaya peringkat ke 32 di China.

Catatan Forbes, kontrak yang diperoleh Jianrong sebanyak 12% di antaranya dari pengadaan pakaian jadi Nike dan Adidas, 14% untuk Uniqlo, dan 30% untuk pakaian bermerek Puma.

Sejak initial public offering (IPO), nilai pasar Shenzhou International juga telah naik lebih dari 16 kali lipat. Sebelum IPO jumlah harta yang dimiliki Jianrong kala itu bernilai US$ 4,3 miliar. Kini hartanya berkembang biak menjadi US$ 6,8 miliar, atau meningkat hingga 58%.

Adapun hingga akhir Desember 2017, Shenzhou International membukukan pendapatan sebesar RMB 18,08 miliar. Jumlah ini meningkat 19,78% dibanding realisasi pendapatan tahun 2016 yang sebesar RMB 15,09 miliar.

(Bersambung)




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×