kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   31.000   1,17%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Menteri Luar Negeri AS Pompeo sebut Partai Komunis China sebagai ancaman


Kamis, 31 Oktober 2019 / 16:28 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berbicara kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov selama pembicaraan mereka di kota resor Laut Hitam Sochi, Rusia, 14 Mei 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Selama ini, China secara konsisten menunjukan kekesalan mereka terhadap Pompeo, baik karena ucapannya soal proyek Belt and Road China atau tuduhan pelanggaran hak-hak China di wilayah Xinjiang yang jauh di barat serta di banyak daerah lainnya.

Duta Besar China di Washington mengisyaratkan bahwa negaranya tidak akan menerima kritik dari partai tersebut yang disebutnya sangat dipercaya dan didukung secara luas oleh masyarakat Tiongkok.

Baca Juga: Pembatasan visa, tindak lanjut AS soal penyiksaan kaum Muslim bikin China murka

"Menarik garis batas antara partai dan rakyat sama dengan menentang seluruh bangsa China," ujarnya dalam pidato di Houston.

Juru Bicara Kementenrian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan pada hari Kamis bahwa komentar Pompeo tersebut bias politik dan berpola pikir anti-komunis yang gelap dari beberapa politisi AS.

"Pernyataan Pompoe adalah serangan ganas terhadap Partai Komunis Tiongkok dan pemerintah China. Ini mendorong pertikaian antara Partai dan Rakyat China dan itu merusak kebijakan dalam dan luar negeri kami," ucapnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×