kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pandemi Covid-19 mengacaukan program imunisasi rutin anak di seluruh dunia


Kamis, 15 Juli 2021 / 12:06 WIB
Pandemi Covid-19 mengacaukan program imunisasi rutin anak di seluruh dunia
ILUSTRASI. Petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap menyuntikkan vaksin pada anak yang mengikuti program imunisasi di Puskesmas Ngagel Rejo, Selasa (30/6/2020).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Direktur Program Imunisasi WHO Kate O'Brien mengakui, pandemi Covid-19 berperan penting dalam terhambatnya program imunisasi pada anak.

"Pandemi Covid-19 telah menyebabkan kemunduran besar pada vaksinasi masa kanak-kanak, membawa kita kembali lebih dari satu dekade," ungkap O'Brien.

Sejalan dengan itu, kepala urusan imunisasi UNICEF Ephrem Lemango menyebutkan, tingginya jumlah anak yang tidak menerima imunisasi rutin sepanjang tahun lalu.

Anak yang tidak mendapatkan vaksinasi apa pun meningkat menjadi 17,1 juta tahun lalu, naik dari 13,6 juta di tahun sebelumnya.

WHO dalam laporannya menegaskan, ada 66 negara yang menunda setidaknya satu kampanye imunisasi untuk penyakit tertentu. Belakangan, beberapa negara sudah memulai kembali program vaksinasi untuk anak.

Secara khusus, WHO berharap, Covid-19 tidak mengalihkan fokus negara dalam memberikan vaksinasi rutin untuk anak-anak. Jika tidak, akan ada lebih banyak wabah penyakit yang menyebar.

Selanjutnya: WHO: Dunia memasuki tahap awal gelombang ketiga virus corona




TERBARU

[X]
×