kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.013   13,00   0,07%
  • IDX 5.891   -49,72   -0,84%
  • KOMPAS100 780   -5,68   -0,72%
  • LQ45 587   -1,60   -0,27%
  • ISSI 204   -1,65   -0,80%
  • IDX30 333   -0,67   -0,20%
  • IDXHIDIV20 412   -0,25   -0,06%
  • IDX80 88   -0,51   -0,57%
  • IDXV30 113   -0,88   -0,77%
  • IDXQ30 108   -0,36   -0,33%

PBOC: Ekonomi China akan pulih cepat dan berpotensi tumbuh signifikan di kuartal dua


Senin, 23 Maret 2020 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Gedung People's Bank of China, di Beijing. REUTERS/Jason Lee


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Chen menambahkan, PBoC akan menjaga likuiditas cukup masuk akal, menjaga pertumbuhan pasokan uang yang beredar dan total pembiayaan sosial sejalan dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nominal dan bertujuan untuk kenaikan kredit yang sedikit lebih tinggi.

PBoC telah meluncurkan serangkaian langkah-langkah, termasuk memotong suku bunga pinjaman dan rasio cadangan bank, serta membagikan pinjaman murah untuk perusahaan-perusahaan tertentu, dengan tujuan meredam pukulan terhadap ekonomi akibat wabah corona. 

Baca Juga: Efek corona, Fitch pangkas pertumbuhan ekonomi global

China, tempat wabah virus berasal akhir tahun lalu di pusat kota Wuhan, secara luas diperkirakan akan mengalami kontraksi ekonominya pada kuartal pertama.

Sementara, virus corona diperkirakan akan terus memberikan tekanan ke atas pada harga konsumen China dalam waktu dekat. Namun dia memprediksi, tingkat inflasi akan mereda pada kuartal mendatang.

Baca Juga: Resesi global di depan mata, Kemenkeu: Kita berjaga sekuat tenaga

Chen juga memperkirakan, mata uang yuan China akan tetap stabil sekitar 7,0 terhadap dollar AS dalam waktu dekat, sebagian karena cadangan devisa yang cukup.




TERBARU

[X]
×