kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45862,44   -0,26   -0.03%
  • EMAS918.000 -1,50%
  • RD.SAHAM -0.33%
  • RD.CAMPURAN -0.01%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Pencipta antivirus McAfee ditemukan meninggal di dalam sel penjara


Kamis, 24 Juni 2021 / 09:10 WIB
Pencipta antivirus McAfee ditemukan meninggal di dalam sel penjara
ILUSTRASI. Teknologi. REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo

Reporter: Amanda Christabel | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - BARCELONA. Pencipta anti-virus, John McAfee ditemukan meninggal dunia di dalam sel penjara Barcelona, beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju untuk mengekstradisi dirinya ke AS untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak.

Departemen Kehakiman Catalan mengatakan petugas medis penjara telah mencoba menyadarkannya, tetapi tidak berhasil. Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa McAfee terindikasi bunuh diri.

Pengusaha yang lahir di Gloucestershire, Inggris ini pertama kali menjadi terkenal pada 1980-an ketika ia mendirikan perusahaan teknologinya dan merilis McAfee VirusScan. McAfee VirusScan ciptaan McAfee membantu membangkitkan industri multi-miliar dolar di dunia komputer, dan akhirnya dijual ke raksasa teknologi intel seharga lebih dari $7,6 miliar. 

Pada Oktober 2020, John McAfee ditangkap di Spanyol saat hendak naik pesawat menuju Turki, dan dituduh gagal mengajukan pengembalian pajak selama empat tahun, meskipun menghasilkan jutaan dari pekerjaan konsultasi, ceramah, mata uang kripto, dan penjualan hak cipta terhadap kisah hidupnya.

Baca Juga: Pencipta antivirus John McAfee gantung diri di penjara Spanyol

Departemen Kehakiman AS menuduh bahwa McAfee menghindari kewajiban pajak dengan meminta pendapatannya dibayarkan ke rekening bank, dan rekening pertukaran mata uang kripto atas nama calon. Dia juga dituduh menyembunyikan aset, termasuk kapal pesiar dan properti real estate, juga atas nama orang lain.

Dikutip dari BBC, Pengadilan Nasional Spanyol mengesahkan ekstradisinya ke AS untuk menghadapi dakwaan pada Rabu (23/6) pagi. Dalam beberapa tahun terakhir, McAfee berulang kali menyatakan bahwa ada rencana untuk bisa menangkapnya, namun El Pais melaporkan pengadilan mengatakan tidak ada bukti bahwa dia diadili karena alasan politik atau ideologis.

Meskipun pelopor keamanan komputer, ia pernah mengakui kepada BBC bahwa ia tidak pernah benar-benar menggunakan perangkat lunak di komputernya sendiri, atau perangkat lunak anti-virus apa pun dalam hal ini.

"Saya melindungi diri saya dengan terus-menerus mengubah alamat IP saya, dengan tidak melampirkan nama saya ke perangkat apa pun yang saya gunakan, dan dengan tidak pergi ke situs-situs di mana Anda mungkin terkena virus," katanya kepada reporter teknologi BBC Leo Kelion. pada tahun 2013.

Dia juga sempat menawarkan untuk menjadi kandidat Partai Libertarian untuk pemilihan presiden pada 2016 dan 2020, namun gagal. Pada tahun 2019, McAfee menyatakan penghinaannya terhadap pajak, dengan mengungkapkan di media sosial Twitter, bahwa dia tidak mengajukan pengembalian pajak selama delapan tahun karena menurutnya perpajakan itu ilegal.

Pada tahun yang sama ia ditahan beberapa waktu di Republik Dominika karena diduga membawa senjata ke negara itu. Pada 2012 ia ditangkap di Guatamala, dalam pelarian di Belize di mana polisi sedang menyelidiki kematian tetangganya. McAfee selalu membantah terlibat dalam pembunuhan itu.

Kasus terbarunya dengan penegak hukum adalah karena dugaan penggelapan pajak atas penghasilannya baru-baru ini. Dia akan dikenang sebagai tokoh penting dalam perkembangan kancah teknologi tahun 80-an dan 90-an. 

Selanjutnya: Direktorat Jenderal Pajak tunjuk ebay dan NordVPN sebagai pemungut PPN PMSE

 




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Virtual Selling: How to win sales remotely Optimasi alur Pembelian hingga pembayaran

[X]
×