kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penjualan Tesla di Jerman Merosot Saat Pasar Mobil Listrik Justru Melejit


Senin, 06 Oktober 2025 / 18:33 WIB
Penjualan Tesla di Jerman Merosot Saat Pasar Mobil Listrik Justru Melejit
ILUSTRASI. Performa penjualan Tesla Inc. (TSLA.O) di Jerman mengalami penurunan signifikan pada September 2025sebesar 9,4% YoY REUTERS/Florence Lo


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa penjualan Tesla Inc. (TSLA.O) di Jerman mengalami penurunan signifikan pada September 2025. Berdasarkan laporan Badan Lalu Lintas Jalan Raya Jerman (KBA) pada Senin (6/10), volume penjualan Tesla turun 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

KBA mencatat, Tesla hanya menjual 3.404 unit mobil di Jerman selama bulan September. Angka ini menunjukkan tren melemah yang kontras dengan pertumbuhan penjualan kendaraan listrik secara nasional.

Penurunan Tajam Selama Januari–September

Sepanjang periode Januari hingga September 2025, total penjualan Tesla di Jerman merosot tajam sebesar 50,3%, dengan total hanya 14.845 unit yang terjual. Penurunan ini menandai performa terburuk Tesla di pasar mobil listrik Eropa Barat dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Pemegang Saham Tesla Tolak Paket Kompensasi US$1 Triliun Elon Musk

Kondisi ini berbanding terbalik dengan momentum positif yang dialami pasar mobil listrik Jerman secara keseluruhan.

Penjualan Mobil Listrik Nasional Justru Melonjak

Masih menurut data KBA, jumlah mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicles/BEV) yang terdaftar baru di Jerman naik 31,9% pada September, mencapai 45.495 unit.

Lonjakan tersebut menunjukkan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan, didorong oleh subsidi energi hijau, inovasi teknologi baterai, dan kebijakan transisi energi pemerintah Jerman.




TERBARU

[X]
×