Reporter: Dyah Megasari, BBC, Bloomberg |
ROMA. Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi akhirnya mundur dari jabatannya. Setelah mendominasi panggung politik Italia selama 17 tahun, Berlusconi dikalahkan oleh krisis keuangan yang mengharuskan negaranya melakukan penghematan secara besar-besaran.
Berlusconi sebelumnya telah kehilangan dukungan dari parlemen dan rakyatnya.
Dia telah berjanji akan mundur jika parlemen menyetujui langkah kebijakan penghematan baru untuk mengatasi persoalan utang Italia.
Aksi protes
Pernyataan mundur Berlusconi tersebut disambut oleh kerumunan orang yang berkumpul di depan istana kepresiden.
Dalam aksinya mereka terus meneriakan kata "badut" sejak Berlusconi masuk ke istana pada Sabtu (12/11) kemarin.
Polisi harus berkerja keras mengendalikan kerumunan warga yang melakukan aksi protes dan terus mengejeknya di depan istana saat rombongan Berlusconi berusaha memasuki istana.
Setelah dia menyatakan mundur dari jabatannya, dia memutuskan untuk meninggalkan istana dari pintu samping untuk menghindari kerumunan warga yang melakukan protes.
Sejauh ini Berlusconi tercatat sebagai salah satu perdana menteri terlama di Italia pasca perang dunia namun kepemimpinannya selama ini juga diwarnai sejumlah skandal yang cukup memalukan.
Salah satunya adalah dugaan keterlibatannya dalam kasus prostitusi dengan seorang perempuan berusia 17 tahun.
Presiden Giorgio Napolitano tengah mempersiapkan pengganti Berlusconi. Mantan Komisaris European Central Bank (ECB) Mario Monti menjadi kandidat terkuat yang saat ini diprediksi oleh banyak kalangan. Monti yang merupakan ekonom kawakan diyakini bisa membawa Itaia keluar dari krisis.