kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.767   -100,00   -0,56%
  • IDX 6.497   102,64   1,61%
  • KOMPAS100 840   15,11   1,83%
  • LQ45 637   9,65   1,54%
  • ISSI 229   4,90   2,18%
  • IDX30 355   4,10   1,17%
  • IDXHIDIV20 431   3,33   0,78%
  • IDX80 96   1,63   1,73%
  • IDXV30 120   0,90   0,75%
  • IDXQ30 112   1,19   1,07%

Pesawat buatannya jatuh, valuasi Boeing ikut jatuh sebesar US$ 25 miliar


Kamis, 14 Maret 2019 / 13:57 WIB


Sumber: CNN | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Berita buruk terbaru untuk Boeing tiba pada hari Rabu sore waktu setempat. Amerika Serikat bergabung dengan negara-negara lain untuk mengandangkan pesawat 737 Max.

Dilansir dari CNN, saham Boeing (BA) turun 3% segera setelah Presiden Donald Trump mengumumkan langkah tersebut dari Gedung Putih.

Sempat rebound, namun saham produsen pesawat tersebut kembali jatuh. Kalau dihitung sejak insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines akhir pekan lalu, harga saham Boeing nyaris turun 13%.

Hal ini menyebabkan Boeing kehilangan valuasi sebesar US$ 25 miliar.

Boeing sendiri akhirnya melarang seluruh armada pesawat 737 Max untuk terbang. Hal ini dilakukan setelah penyelidik menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines.

Dilansir dari BBC, produsen pesawat asal Amerika Serikat ini akan mengandangkan seluruh 371 unit pesawat Boeing 737 Max di dunia. 

Dalam pernyataannya, Boeing mengatakan bahwa pihaknya masih memiliki kepercayaan penuh pada aspek sistem keselamatan dari seri 737 Max.

Namun, perusahaan asal Amerika Serikat itu menambahkan bahwa pihaknya akahirnya memutuskan untuk melakukan grounded terhadap tipe tersebut berkonsultasi dengan otoritas penerbangan sipil AS yakni Federal Aviation Administration (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional.

"Kami melakukan yang kami bisa untuk memahami penyebab kecelakaan dalam kerja sama dengan para penyelidik, menyebarkan peningkatan keselamatan dan membantu memastikan insiden ini tidak terjadi lag," kata presiden dan kepala eksekutif Boeing Dennis Muilenburg.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×